Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

KTP Bupati Selayar Dicaplok Calon Perseorangan

19/12/2017 07:45
KTP Bupati Selayar Dicaplok Calon Perseorangan
(ANTARA)

BUPATI Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Basli Ali kaget saat didatangi Panitia Pemungutan Suara (PPS) di rumah jabatannya. Petugas PPS, beberapa waktu lalu, mendatangi Basli dalam rangka verifikasi faktual dukungan calon perseorangan.

Pasalnya, orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Selayar itu mengaku tidak pernah memberikan KTP untuk mendukung calon persoerangan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018.

“Ini pasti ada yang caplok KTP saya, dan yang pasti sudah terjadi pemalsuan. Karena itu, saya otomatis tidak membubuhkan tanda tangan di atas kertas dukungan itu,” akunya. Seorang pengurus Partai Hanura Sulsel Ahmad Fai pun mengaku pernah didatangi petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa untuk verifikasi faktual dukungan calon perseorangan.

“Jelas saya kaget pas didatangi petugas KPU yang mau verifikasi dan memperlihatkan surat dukungan. Kok bisa? Padahal saya tidak pernah memberikan dukungan, apalagi membubuhkan tanda tangan untuk mendukung calon perseorangan,” tegasnya.

Sementara itu, KPU Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menargetkan dapat menuntaskan verifikasi faktual pasangan calon perseorangan pada dua pekan ke depan.
Ketua KPU Bandung Barat Iing Nurdin mengungkapkan jumlah dukungan untuk calon perseorangan minimal 6,5% dari total jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di pemilihan sebelumnya.

“Verifikasi faktual untuk calon perseorangan pada 12- 25 Desember. Keputusan lolos tidaknya pasangan calon perseorangan berdasarkan verifikasi lapangan yang dilakukan anggota PPS di 165 desa se-Bandung Barat,” kata Iing,

Dia menjelaskan tiga petugas akan memverifikasi di tiap desa sehingga sebanyak 490 petugas akan memverifikasi dengan door to door. “Akan dilihat langsung, dukungan yang disampaikan masyarakat melalui KTP, apakah benar mendukung atau tidak. Jika ada yang kurang, pasangan calon harus memenuhi kekurangan sebanyak dua kali lipat,” jelasnya.

Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung Barat 2018, ada satu pasangan dari jalur nonpartai yang telah lolos verifikasi administrasi, yakni Ikke Dewi Sartika-Uben Yunara Dada Priatna. (LN/DG/N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya