Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Warga Protes Bising! Ini 5 Aturan Baru Main Padel di Jakarta yang Wajib Dipatuhi

Media Indonesia
26/2/2026 22:12
Warga Protes Bising! Ini 5 Aturan Baru Main Padel di Jakarta yang Wajib Dipatuhi
Pengemudi sepeda motor melintas di samping banner penolakan lapangan padel di Pulomas, Jakarta, Selasa (24/2/2026).(Antara)

OLAHRAGA padel telah bertransformasi dari sekadar tren menjadi gaya hidup masif di Jakarta. Namun, menjamurnya lapangan di tengah permukiman memicu polemik kebisingan yang berujung pada terbitnya regulasi ketat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta per Februari 2026. Bagi Anda pemilik bisnis maupun pemain, memahami aturan terbaru ini bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban agar aktivitas olahraga tetap nyaman dan legal.

1. Regulasi Zonasi dan Perizinan Pemprov Jakarta

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, secara resmi menetapkan aturan baru guna menertibkan 397 lapangan padel yang tersebar di ibu kota. Berdasarkan data per 23 Februari 2026, terdapat 185 lapangan yang belum memiliki izin lengkap. Berikut poin utamanya:

  • Larangan di Zona Perumahan: Mulai tahun 2026, izin pembangunan lapangan padel baru hanya diberikan untuk Zona Komersial. Pembangunan di zona hijau atau aset pemda dilarang keras.
  • Wajib Izin Dispora: Setiap rencana pembangunan wajib mengantongi rekomendasi teknis awal dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta sebelum mengajukan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
  • Sanksi PBG: Lapangan yang tidak memiliki PBG terancam sanksi berat mulai dari penghentian kegiatan, pembongkaran, hingga pencabutan izin usaha.
Info Penting: Pemprov DKI mencatat dari total 397 lapangan, baru 212 bangunan yang telah mengantongi PBG secara sah. Pastikan tempat Anda bermain sudah memiliki izin resmi untuk menghindari penutupan mendadak.

2. Aturan Operasional dan Pengendalian Kebisingan

Bagi lapangan yang sudah terlanjur berdiri di kawasan permukiman (residensial), terdapat aturan tambahan yang sangat spesifik untuk menjaga kenyamanan warga:

  • Jam Operasional: Lapangan di zona perumahan dibatasi maksimal hingga pukul 20.00 WIB.
  • Peredam Suara (Soundproofing): Pengelola wajib memasang sistem peredam suara untuk meredam dentuman bola dan teriakan pemain.
  • Manajemen Parkir: Penataan parkir menjadi sorotan utama. Lapangan tanpa fasilitas parkir memadai yang menyebabkan kemacetan di area warga akan ditindak tegas.

3. Update Aturan Permainan FIP 2026 (People Also Ask)

Federasi Padel Internasional (FIP) juga memperkenalkan pembaruan teknis yang mulai berlaku efektif 1 Januari 2026 di seluruh dunia, termasuk Indonesia:

Bagaimana aturan servis padel terbaru 2026?

Saat melakukan servis, bola tidak boleh melewati garis servis atau perpanjangan garis tengah (garis imajiner) sebelum dipukul. Jika bola melewati garis tersebut sebelum kontak dengan raket, maka dianggap fault.

Apa itu sistem Star Point dalam Padel?

Untuk mempercepat ritme permainan, sistem deuce tradisional digantikan dengan Star Point. Pada kedudukan 40-40 ketiga, pemenang gim ditentukan oleh satu poin terakhir (deciding point).

4. Estimasi Biaya Sewa di Jakarta (Update 2026)

Harga sewa lapangan di Jakarta tahun 2026 tetap kompetitif namun cenderung stabil di pusat kota:

Waktu Bermain Estimasi Harga (per Jam)
Weekday (06.00 - 15.00) Rp150.000 - Rp300.000
Weekday (16.00 - 22.00) Rp350.000 - Rp500.000
Weekend / Libur Nasional Rp450.000 - Rp650.000

Kesimpulan

Regulasi terbaru lapangan padel di Jakarta tahun 2026 menitikberatkan pada keseimbangan antara pertumbuhan industri olahraga dan ketenangan warga. Dengan mematuhi aturan zonasi dan standar teknis FIP terbaru, komunitas padel di Indonesia diharapkan dapat terus berkembang secara sehat dan profesional. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya