Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Berdasarkan pantauan lapangan dan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Minggu (1/2/2026), tren kenaikan harga pangan mulai terasa memberatkan konsumen. Volatilitas harga ini menjadi sinyal awal pemanasan pasar sebelum memasuki puncak permintaan di bulan puasa.
Komoditas yang mencatatkan kenaikan tertinggi adalah aneka jenis cabai. Harga Cabai Rawit Merah yang menjadi primadona bumbu dapur dilaporkan melonjak tajam. Di tingkat pedagang eceran Jakarta, harganya telah menembus angka Rp62.750 per kilogram (kg), naik sekitar Rp3.350 dari perdagangan sebelumnya.
Senada dengan rawit, Cabai Merah Besar juga mengalami kenaikan drastis hingga mencapai kisaran Rp51.650 per kg. Sementara itu, Cabai Merah Keriting diperdagangkan di angka Rp43.950 per kg. Para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati menyebutkan bahwa pasokan dari daerah sentra produksi sedikit terhambat akibat faktor cuaca ekstrem yang masih melanda beberapa wilayah di Jawa.
Selain cabai, komoditas bawang juga tak luput dari kenaikan. Bawang Merah ukuran sedang kini dibanderol dengan harga rata-rata Rp52.400 per kg, mengalami kenaikan signifikan dibandingkan pekan terakhir Januari. Sedangkan Bawang Putih bonggol berada di kisaran Rp46.350 per kg.
Di sektor protein hewani, harga daging sapi dan ayam juga mulai merangkak naik. Daging Sapi Murni (kualitas 1) terpantau kokoh di harga tinggi Rp152.050 per kg. Untuk Daging Ayam Ras segar, harganya kini menyentuh Rp40.750 per kg, dan Telur Ayam Ras berada di level Rp35.250 per kg.
Di tengah lonjakan harga bumbu dapur, kabar sedikit melegakan datang dari komoditas beras. Harga Beras Premium tercatat mengalami penurunan tipis sebesar 0,73% menjadi Rp15.559 per kg. Beras Medium relatif stabil di kisaran Rp13.391 per kg, sementara Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dari Bulog tetap menjadi opsi termurah di angka Rp12.464 per kg.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Badan Pangan Nasional terus berupaya melakukan stabilisasi pasokan, terutama untuk bawang putih impor yang dijadwalkan segera masuk ke pasar domestik guna meredam lonjakan harga lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk berbelanja dengan bijak dan memanfaatkan program pangan murah yang digelar pemerintah daerah di berbagai titik kelurahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved