Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Lakukan Masturbasi di Dalam Bus, Penumpang Transjakarta Diserahkan ke Polisi

Basuki Eka Purnama
16/1/2026 11:39
Lakukan Masturbasi di Dalam Bus, Penumpang Transjakarta Diserahkan ke Polisi
Tangkapan layar dari Instagram @jkt.fyp terduga pelaku yang melakukan masturbasi di TransJakarta 1A dengan rute Pantai Maju-Balai Kota, Kamis (15/1/2026).(ANTARA/Instagram/@jkt.fyp/Ilham Kausar)

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengambil langkah tegas terhadap tindakan asusila yang terjadi di salah satu armada busnya. Seorang pria yang kedapatan melakukan masturbasi di dalam bus rute 1A (Pantai Maju - Balai Kota), Kamis (15/1), telah diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan komitmen perusahaan dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran pidana di layanan transportasi publik.

"Mengingat adanya aspek pidana, petugas kami di lapangan sudah mengamankan pelaku dan langsung menyerahkannya ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum," kata Tjahyadi saat dikonfirmasi, Jumat (16/1).

Kronologi Kejadian

Aksi tidak terpuji ini viral di media sosial setelah akun Instagram @jkt.fyp mengunggah video yang menunjukkan kegeraman penumpang di dalam bus yang tengah padat. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat seorang penumpang pria mencium bau cairan putih yang mencurigakan. Ia kemudian langsung menegur terduga pelaku yang berada di dekatnya.

Kondisi semakin jelas setelah seorang penumpang perempuan menyadari bahwa bajunya telah basah terkena cairan putih tersebut. 

Menanggapi situasi itu, petugas Transjakarta yang berada di lokasi segera mengambil tindakan pengamanan saat bus mencapai halte pertama setelah insiden terjadi, guna menghindari kericuhan lebih lanjut di dalam bus.

Evaluasi Pengamanan

Menyusul kejadian tersebut, manajemen Transjakarta langsung melakukan evaluasi dan memberikan arahan khusus kepada petugas di lapangan. Langkah ini diambil untuk memperketat pengawasan di setiap armada agar ruang publik tetap steril dari tindakan asusila.

Tjahyadi juga mengapresiasi sikap proaktif dari para penumpang yang tidak tinggal diam saat melihat aksi menyimpang tersebut. 

Menurutnya, kerja sama antara pelanggan dan petugas adalah kunci utama dalam menjaga keamanan.

"Ia juga mengapresiasi keberanian pelanggan yang peduli dan langsung melapor ke petugas saat kejadian. Hal ini sangat membantu kami menjaga keamanan di dalam bus," ungkap Tjahyadi.

Pihak Transjakarta menegaskan tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap segala bentuk tindakan asusila di seluruh layanan mereka demi menjamin kenyamanan dan keamanan pelanggan selama dalam perjalanan. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya