Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Perkuat Transformasi Digital, Wagub Rano Resmikan ERP Fusion PAM Jaya

Ficky Ramadhan
15/1/2026 22:23
Perkuat Transformasi Digital, Wagub Rano Resmikan ERP Fusion PAM Jaya
Peresmian penerapan Enterprise Resource Planning (ERP) Fusion PAM Jaya, pada Kamis (15/1/2026).(Dok PAM Jaya)

WAKIL Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno meresmikan penerapan Enterprise Resource Planning (ERP) Fusion PAM Jaya, pada Kamis (15/1). Implementasi sistem ini menjadi tonggak penting dalam upaya PAM Jaya memperkuat transformasi digital dan integrasi layanan air minum di Ibu Kota.

Rano Karno menyampaikan apresiasi kepada jajaran PAM Jaya atas komitmen dan inovasi yang terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, peluncuran ERP Fusion merupakan momentum strategis menuju layanan yang lebih modern, efisien, dan terintegrasi.

"Sistem ini dirancang untuk menangkap dan mengintegrasikan seluruh sistem yang ada. Ini menjadi fondasi penting bagi PAM Jaya yang terus berkembang dan menargetkan 100% layanan air minum perpipaan pada 2029," kata Rano. 

Ia menjelaskan, sebelumnya data dan proses kerja di PAM Jaya masih tersebar di berbagai sistem. Kehadiran ERP Fusion menjawab kebutuhan akan integrasi tersebut dengan menghadirkan satu platform terpadu yang mencakup seluruh aktivitas perusahaan. Rano berharap, penerapan ERP Fusion tidak hanya berdampak pada aspek teknologi, tetapi juga mampu mendorong perubahan budaya kerja di lingkungan internal PAM Jaya.

"ERP Fusion harus menjadi penggerak peningkatan kinerja tim dan penguatan kualitas pelayanan kepada warga Jakarta," ujarnya.

Peluncuran ERP Fusion PAM Jaya juga menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Jakarta terhadap percepatan transformasi digital di badan usaha milik daerah (BUMD), guna mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Direktur PAM Jaya Arief Nasrudin menuturkan bahwa ERP Fusion merupakan pembaruan sistem berbasis Oracle Fusion yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta profesionalisme layanan perusahaan.

Menurutnya, sistem ini bukan sekadar pembaruan perangkat, melainkan platform terintegrasi berbasis cloud yang menghubungkan seluruh proses kerja secara menyeluruh. Dengan ERP Fusion, alur kerja dapat berjalan secara end-to-end dan otomatis lintas unit.

"Dengan ERP, semua proses saling terkoneksi. Mulai dari accounting sampai vendor tukar faktur, begitu masuk sistem, prosesnya langsung berjalan otomatis dan bisa dicek lintas divisi," jelasnya.

Ia menambahkan, penerapan ERP Fusion juga meminimalkan risiko kesalahan administrasi manual. Seluruh dokumen kini harus melalui proses pemindaian dan tercatat di dalam sistem, sehingga jejak data lebih terjamin.

"Sekarang datanya sudah rapi, murni, dan terintegrasi. Proses migrasi datanya sangat besar, tapi ini bagian penting agar ke depan sistem PAM Jaya lebih akuntabel dan prudent," pungkasnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya