Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menangkap terduga pelaku pembakaran sejumlah kios dan kendaraan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan yang terjadi pada Kamis (11/12).
"Bahwa untuk pelaku pembakarannya kami sudah melakukan penangkapan," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Iman Imanuddin dikutip dari Antara, Rabu (31/12).
Namun, Iman belum merinci jumlah maupun identitas terduga pelaku tersebut. Ia hanya menyebutkan jumlahnya lebih dari satu orang. "Sedang dalam proses pengembangan terhadap tersangka lainnya," tambahnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyatakan masih memburu pelaku pembakaran kios di Kalibata yang terjadi akibat pengeroyokan dan menewaskan dua mata elang (debt collector).
"Ini masih didalami. Kami sampaikan beri ruang kepada teman-teman penyelidik untuk mendalami peristiwa ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/12).
Kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk korban pembakaran kios maupun kendaraan yang ikut terbakar.
"Untuk kejadian Kalibata, kita sudah memeriksa 20 saksi lebih kurang, termasuk itu adalah orang-orang yang menjadi korban pembakaran, baik kios, sepeda motor maupun kendaraan roda empat, dengan estimasi total kerugian itu lebih kurang Rp1,2 miliar lebih," jelas Budi.
Ia menambahkan, tidak ada kendala berarti dalam pengungkapan kasus ini. Namun, proses penyelidikan harus menyesuaikan antara kejadian, barang bukti, dan keterangan saksi pendukung lainnya.
(Ant/P-4)
Polisi pun telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk yang menjadi korban pembakaran kiosnya, baik kios maupun kendaraan yang juga ikut terbakar.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara terkait kerusuhan yang terjadi di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.
KERUGIAN akibat peristiwa pembakaran dan pengeroyokan yang menewaskan penagih utang atau mata elang di Kalibata, Jakarta, Kamis (11/12) diperkirakan Rp273 juta.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru mendesak pelarangan keberadaan pihak ketiga penagih utang atau debt collector alias mata elang (matel).
Pramono menyatakan Pemprov belum dapat mengambil langkah. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian.
Dia menegaskan para pelaku yang diburu itu hanya memakai tangan kosong saat melawan, bukan memakai senjata tajam ataupun pistol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved