Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SMA Muhammadiyah 25 Pamulang,Tangerang Selatan ( Tangsel) berkomitmen menciptakan lingkungan belajar unggul, kreatif, dan aman bagi siswa. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan peningkatan kompetensi bagi guru dan tenaga kependidikan yang berfokus pada isu disiplin positif dan anti perundungan atau bullying.
Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kompetensi Guru untuk Memahami Disiplin Positif dan Anti Perundungan” ini digelar di SMA Muhammadiyah 25 Pamulang ,Kamis (4/11). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari langkah strategis sekolah dalam memperkuat upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Peningkatan kompetensi ini dirancang untuk membekali para pendidik dengan pemahaman mendalam mengenai implementasi disiplin positif sebagai alternatif hukuman, serta langkah-langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan kasus perundungan (bullying) di sekolah.
Acara menghadirkan narasumber kompeten di bidang hukum dan perlindungan anak, yaitu Abdul Hamim Jauzie dari Majelis Hukum dan HAM PDM Kota Tangsel, dan Halimah Humayrah Tuanaya dari LBH Keadilan.
Kegiatan yang diikuti 40 guru dan tenaga kependidikan ini menegaskan agenda utama SMA Muhammadiyah 25 Pamulang guna mewujudkan sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik dan keislaman, juga menjamin perlindungan terhadap hak-hak siswa.
Dengan peningkatan kompetensi ini, para guru diharapkan mampu bertindak lebih profesional dan empatik dalam membina karakter peserta didik. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan sekolah yang Islami, unggul, kreatif, dan sepenuhnya bebas dari tindak kekerasan.
Dalam sambutannya, Hartono Rahimi menekankan upaya pencegahan kekerasan di sekolah adalah tanggung jawab kolektif. Ia menegaskan, disiplin positif harus menjadi pondasi utama dalam pembinaan karakter, menggantikan pendekatan hukuman yang rentan merusak mental siswa. "Sekolah kami siap me dukung dan menjadi pilot projet program pemerintah melalui Kemendiksasmen tentang anti perundungan atau bullying," kata Hartono dengan nada semangat.
Ia menegaskan sekolahnya berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan kebijakan TPPK dan memastikan setiap warga sekolah merasa aman dan dihargai. "Pelatihan ini adalah investasi kami dalam menciptakan iklim akademik yang supportif," ujar Hartono.
Materi yang disampaikan dalam acara ini tentang pencegahan dan penanganan kekerasan. Narasumber dari LBH Keadilan, Halimah Humayrah Tuanaya, menyampaikan hal-hal yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, termasuk mengenai jenis kekerasan dan peran penting TPPK.
Sementara itu, Abdul Hamim Jauzie fokus menguraikan tetang konsep disiplin positif. Ia menjelaskan bahwa penanganan kenakalan siswa harus didasarkan pada prinsip membangun kesadaran, empati, dan tanggung jawab, bukan sekadar memberikan sanksi.
Nota Kesepahaman
Sebelumnya, kegiatan ini didahului dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangsel dan LBH Keadilan. MoU tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pendampingan hukum bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan, serta penguatan kapasitas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sekolah.
Penandatanganan dilakukan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, Hartono Rahimi, Ketua Majelis Hukum dan HAM PDM Kota Tangerang Selatan, Abdul Hamim Jauzie, dan Direktur LBH Keadilan, Nurbayu Susandra.
Kolaborasi dengan Majelis Hukum dan HAM PDM serta LBH Keadilan melalui MoU ini menandai keseriusan SMA Muhammadiyah 25 Pamulang dalam melibatkan pihak eksternal yang memiliki ekspertis hukum dan advokasi. Kemitraan ini memastikan adanya pendampingan hukum yang profesional, baik bagi korban kekerasan maupun bagi guru maupun tendik dalam menjalankan tugasnya. (H-2)
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Majalengkan berupaya untuk memperkuat pendidikan guru.
Professional development menjadi program unggulan dengan memberikan beragam workshop yang dibutuhkan guru.
Umpan balik guru penggerak: Tingkatkan kompetensi! Pelajari cara memberikan & menerima umpan balik efektif. Tips & trik untuk pengembangan profesional.
Keterbatasan akses dan infrastruktur, serta akses transportasi dan kondisi geografis yang sulit, membuat banyak guru enggan bekerja di daerah-daerah terpencil.
DI tengah derasnya arus globalisasi, peran guru menjadi semakin sentral dalam membangun fondasi pendidikan yang berkualitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved