Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Di Jakarta, Ambulans dan Damkar Bisa Dapat Lampu Lalin Hijau Terus, Inisiatif Ini Dikupas di International Transport Summit (IITS) 2025

Iis Zatnika
25/11/2025 12:14
Di Jakarta, Ambulans dan Damkar Bisa Dapat Lampu Lalin Hijau Terus, Inisiatif Ini Dikupas di International Transport Summit (IITS) 2025
Warga berfoto di anjungan Halte Transjakarta Bundaran HI yang berada di lantai dua. Destinasi dapat menampung 10 orang dan menjadi spot foto baru dengan latar belakang Patung Selamat Datang dan air mancur Bundaran HI.( MI/VICKY GUSTIAWAN)

Jakarta kini telah menerapkan sistem kecerdasan buatan pada sistem lampu lalu lintas yang memungkinkan kendaraan ambulans dan pemadam kebakaran dapat melintas lancar karena selalu mendapat lampu hijau. Fakta itu akan menjadi studi kasus yang dibahas dalam International Transport Summit (IITS) 2025: The Global-South Mobility Atlas, 26–27 November 2025 di The Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta.

Masih terkait Jakarta, juga akan dikupas tentang ambisi pengoperasian 10.000 bis litsrik pada 2030, pada konferensi di bidang transportasi dan mobilitas itu. Akan ada pula kunjungan ke kawasan Blok M yang sistem transportasi publik nya sudah terintegrasi dengan ruang publik, halte Bundaran HI yang juga menjadi ikon Jakarta. 

Konferensi itu diselenggarakan Intelligent Transport System (ITS) Indonesia serta Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah.

"IITS 2025 merupakan edisi perdana dari konferensi internasional yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi antarnegara dalam pengembangan transportasi. Acara ini melanjutkan momentum dari peluncuran Jakarta Declaration dan Jakarta Initiative for Sustainable and Intelligent Urban Mobility (JI4SIUM) pada ITS Asia Pacific Forum 2024 di Jakarta,' kata President ITS Indonesia William P. Sabandar. 

Konferensi akan dihadiri lebih dari 500 delegasi dari institusi pemerintah, pelaku bisnis, dan asosiasi dari 12 negara Asia Pasifik. Rangkaian kegiatan meliputi program pameran, sesi seminar, business matching, serta makan malam.

"Acara ini menghadirkan inovasi, inklusi, dan solusi berani untuk menjawab tantangan nyata di lapangan, agar Indonesia juga menjadi pusat peran di kawasan Asia Pasifik."

Selama dua hari, konferensi ini akan mempertemukan para pembuat kebijakan, investor, pemimpin industri, peneliti, dan pakar teknologi. Diskusi dan pameran yang dihadirkan akan menyoroti teknologi terobosan, kebijakan visioner, serta praktik inovatif  yang berkelanjutan, efisien, dan inklusif.

Tema utama yang dikupas, di antaranya Future Systems, yaitu teknologi mobilitas terobosan dan solusi baru untuk transportasi logistik, termasuk kendaraan listrik (EV), drone, logistik berbasis AI, hidrogen, dan infrastruktur cerdas. Ada pula topik Policy Engines, yaitu tata kelola inovatif, kerangka regulasi, serta strategi pembiayaan untuk pergerakan yang terhubung dan berkelanjutan.

Selanjutnya, topik Everyday Journeys, yaitu mobilitas untuk semua, dengan fokus pada akses, kesetaraan, keterjangkauan, dan desain inklusif. Berikutnya, The Business of Movement, yang terdiri atas peluang dalam ekonomi mobilitas baru, mencakup investasi publik-swasta, startup, platform digital, dan manufaktur lokal. Terakhir, Interlinked atau memperkuat konektivitas antarmoda melalui integrasi logistik laut, udara, darat, dan multimoda, khususnya dalam konteks negara kepulauan. (X-8)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Iis Zatnika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik