Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Bullying SMPN 19 Tangsel

Akmal Fauzi
16/11/2025 21:42
Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Bullying SMPN 19 Tangsel
Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang saat takziah ke rumah MH, siswa kelas VII SMPN 19 Tangsel, yang menjadi korban dugaan perundungan, MInggu (16/11). MH meninggal setelah sepekan dirawat di RS Fatmawati, Jakarta(Metro TV)

POLISI mendalami kasus perundungan (bullying) yang menimpa seorang siswa SMPN 19 Tangerang Selatan (Tangsel). Hingga saat ini, enam saksi telah dimintai keterangan.

"Sudah ada enam orang saksi yang telah kami periksa. Keenamnya termasuk pihak sekolah atau guru," ujar Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang, Minggu, (16/11).

Victor menambahkan, penyidik masih menunggu kesiapan keluarga korban untuk melanjutkan proses penyelidikan. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menangani kasus ini secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Kami akan melihat apakah ada tindak pidana di dalamnya, kemudian juga kami akan menyelidiki apakah sakit yang diderita oleh korban, diduga ini berkaitan dengan tindak pidana," kata dia.

Korban Meninggal Dunia Setelah Dirawat Sepekan

MH, siswa kelas VII SMPN 19 Tangsel, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi (16/11). Ia sebelumnya dirawat selama sepekan akibat luka yang dideritanya.

MH diduga menjadi korban bullying oleh teman sekelasnya. Peristiwa itu terjadi pada 20 Oktober 2025 di salah satu ruang sekolah saat jam istirahat. Korban dipukul menggunakan bangku besi di bagian kepala.

Sehari setelah kejadian, Selasa (21/10), MH mulai mengeluhkan sakit yang semakin parah. Saat keluarga melakukan pendalaman, MH mengaku telah beberapa kali mengalami perundungan, mulai dari dipukul hingga ditendang oleh siswa lain. (P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya