Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Gelar di Blok M Hub, SMEXPO Regional Jakarta Targetkan Transaksi Rp1,3 miliar

Mohamad Farhan Zhuhri
16/11/2025 09:02
Gelar di Blok M Hub, SMEXPO Regional Jakarta Targetkan Transaksi Rp1,3 miliar
(Dari Kiri-kanan) President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari dan Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, beserta Istri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Endang Nugrahani (tengah) membuka gelaran SMEXPO Regional J(MI/M Farhan Zhuhri)

DERETAN produk lokal UMKM binaan Pertamina kembali mendapat panggung besar. PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation resmi membuka SMEXPO Regional Jakarta 2025 di Blok M Hub, Jakarta Selatan, Jumat (14/11).

Pameran tiga hari bertema 'Lokal Jadi Vokal' tersebut menargetkan transaksi lebih dari Rp1,3 miliar, sekaligus menjadi etalase bagi 35 UMKM dari sektor kuliner, kesehatan, hingga herbal.

Penyelenggaraan SMEXPO edisi Jakarta turut didukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemanfaatan Blok M Hub, ruang publik yang kini dikelola PT MRT Jakarta, menjadi bentuk kolaborasi yang berjalan baik antara Pertamina dan Pemprov DKI, terutama dalam menyediakan ruang terbuka bagi aktivitas UMKM serta interaksi langsung dengan masyarakat.

President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari mengatakan Jakarta menjadi kota kedua penyelenggaraan SMEXPO 2025, setelah sebelumnya digelar di Yogyakarta pada Oktober lalu.

Menurut Agus, total transaksi pada SMEXPO Yogyakarta mencapai Rp2,6 miliar. Untuk itu, ia optimistis gelaran di Jakarta dapat melampaui capaian tersebut.

“Kami menyelenggarakan SMEXPO kedua. Harapan kami prestasi bertemunya UMKM dan pembeli harus mencapai di atas Rp2,6 miliar,” ujar Agus melalui keterangannya, Jumat (14/11).

Lebih lanjut, pihaknya terus melakukan pendampingan bisnis UMKM, serta menyiapkan pelaku usaha agar lebih kompetitif di pasar global.

Agus menyebut bahwa pada Oktober lalu, beberapa UMKM binaan berhasil menembus pasar ekspor untuk komoditas rempah, mulai dari kayu manis hingga pala dan pinang, dengan nilai mencapai Rp1,3 miliar.

“Bulan lalu melakukan pengiriman kayu manis, nilai ekspornya Rp1,3 miliar,” katanya.

Di sisi lain, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menegaskan bahwa SMEXPO menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam mengawal UMKM naik kelas.

Pembinaan yang diberikan mencakup peningkatan kapasitas bisnis, literasi digital, serta penguatan manajemen usaha.

“Dengan adanya kemandirian ekonomi ini, pengusaha UMKM bisa bertumbuh kembang bersama Pertamina,” ujar Arya. (Far/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik