Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat sebanyak 126,65 ton sampah berhasil diangkut usai perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Minggu (5/10).
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan pihaknya mengerahkan 2.100 petugas kebersihan dari lima Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi serta Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPS BA).
Para petugas disebar di berbagai titik strategis untuk memastikan kawasan Monas dan sekitarnya kembali bersih dan nyaman, setelah dipadati ratusan ribu pengunjung yang sangat antusias menyaksikan atraksi dari Benteng NKRI ini.
“Area yang ditangani para petugas meliputi kawasan dalam Monas, Jalan Medan Merdeka, hingga sejumlah ruas jalan di sekitarnya seperti Lapangan Banteng, Tugu Tani, Veteran, Kebon Sirih, Budi Kemuliaan, Pejambon, hingga KKO Usman Hamid. Dari seluruh area itu, terkumpul total 126,65 ton sampah atau sekitar 575 meter kubik,” ujar Asep, hari ini.
Selain tenaga kebersihan, DLH juga menyiagakan berbagai sarana dan prasarana pendukung, antara lain 20 unit truk sampah anorganik, 22 road sweeper, 20 mini dump truck, 16 mobil lintas, 24 bus toilet, serta 149 dust bin.
Seluruh armada tersebut dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan dan memastikan area publik kembali dapat digunakan warga.
Asep menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum, terutama dalam setiap kegiatan berskala besar di Jakarta.
“Dengan dukungan ribuan petugas dan sarana pendukung, kami memastikan tidak ada sampah yang tertinggal di ruang publik. Kami juga mengapresiasi warga Jakarta dan pengunjung dari luar daerah yang telah berpartisipasi menjaga kebersihan selama perayaan berlangsung,” tuturnya.
Ia menambahkan, keberhasilan menjaga kebersihan usai acara besar seperti ini menjadi bukti bahwa kesadaran kolektif masyarakat turut berperan penting dalam mewujudkan Jakarta yang lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan. (Far/P-1)
Pramono Anung Wibowo mengajak generasi Z atau Gen Z untuk mengikuti lomba mencari solusi mengatasi masalah sampah dan kemacetan dalam rangka menyambut 500 tahun kota Jakarta.
Dengan dilibatkannya masyarakat, sambung Sachrudin, pengelolaan sampah akan berjalan lebih komprehensif. Mengingat pengelolan sampah itu akan dimulai dari hulu hingga ke hilir.
Warga membuang sampah di depan pintu masuk Kantor Bupati Pandeglang, Banten.
Bentuk ucapan selamat diimbau berbentuk bibit tanaman bukan karangan bunga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved