Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 500 unit rumah tidak layak huni bakal direnovasi dalam program bedah rumah hasil kolaborasi Kementerian Permukiman dan Kawasan Perkotaan (PKP) bersama pengembang PT Summarecon Agung Tbk. Program ini sekaligus mendukung prioritas nasional 3 Juta Rumah, yang tidak hanya fokus membangun rumah baru tetapi juga merenovasi rumah rakyat.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyebut program ini merupakan bentuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang digerakkan pihak swasta.
“Program ini kelop sekali dengan agenda pemerintah, yakni program 3 juta rumah, khususnya melalui renovasi rumah tak layak huni,” ujar Maruarar di Bekasi, Kamis (23/8).
Menurut Maruarar, pemerintah memberikan dukungan penuh agar kolaborasi ini berjalan sukses.
“Insentifnya adalah rasa nyaman, rasa aman. Mereka melakukan pembangunan perumahan, perbaikan sekolah tanpa ada premanisme, didukung masyarakat, kemudian diapresiasi. Itu bentuk dari peran pemerintah. Ke depan, pajaknya bisa diberikan diskon bagi yang membangun untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.
President Director PT Summarecon Agung, Adrianto P. Adhi, menjelaskan perusahaan mengalokasikan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk renovasi 500 rumah di Bekasi, dengan rata-rata biaya per unit sekitar Rp30 juta.
“Hingga kini, progres pembangunan baru mencapai 10%-15%\. Selain di Bekasi, program serupa juga akan diperluas ke Bandung, Karawang, Serpong, Kelapa Gading, Makassar, dan Bali,” kata Adrianto.
Untuk tahap awal, Summarecon melakukan Program Renovasi Bedah Fasilitas Umum di SDN Harapan Mulya 1 Kota Bekasi. Lokasi ini menjadi peresmian program serentak di berbagai wilayah pengembangan Summarecon.
Program tersebut dijadwalkan berjalan hingga 2045, dengan target 11 fasilitas direnovasi pada tahun pertama, kemudian 2 fasilitas per tahun hingga mencapai total 50 fasilitas umum.
Adapun Program Bedah 500 Rumah dibagi rata, 250 unit di 11 kecamatan Kota Bekasi dan 250 unit di 13 kecamatan Kabupaten Bekasi. Data penerima berasal dari pemerintah daerah, kemudian diverifikasi oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sebelum renovasi dilakukan oleh Summarecon.
Director PT Summarecon Agung, Syarif Benyamin, menambahkan bahwa proyek ini juga melibatkan kontraktor dan pemasok bahan bangunan yang telah menjadi mitra lama perusahaan.
“Kami ingin memastikan program ini tepat sasaran. Verifikasi data dilakukan oleh Yayasan Budah Seji, sementara pelaksanaan fisik ditangani oleh Summarecon bersama para mitra,” jelas Syarif.
Program renovasi rumah ini juga menjadi bagian dari CSR Summarecon Agung dalam rangka HUT ke-50, dengan total alokasi dana sekitar Rp27,5 miliar, mencakup bedah rumah, renovasi fasilitas umum, beasiswa, hingga operasi katarak. (Z-10)
Kementerian PKP segera terbitkan Kepmen rusun subsidi Januari 2026. Aturan mencakup penyesuaian harga dan skema FLPP untuk atasi backlog perkotaan.
Mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah, ratusan calon pengembang baru dilatih intensif oleh praktisi dan pemerintah di Cileungsi, Bogor.
Pemerintah menegaskan komitmen mempercepat pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) didorong untuk segera merealisasikan pembangunan rumah di lahan hibah 6 hektar milik Masyarakat Adat Raja Ampat.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menjanjikan penyerapan anggaran kementeriannya bisa mencapai 96% pada akhir tahun.
Kementerian PKP sedang mengkaji skema Rent to Own (RTO) atau sewa-beli untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah, dengan fokus utama pada penyediaan pembiayaan bagi pekerja informal.
Komitmen Sinar Mas Land dalam meningkatkan kualitas hunian dan lingkungan masyarakat terus diwujudkan melalui pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Renovasi 25 rumah di Purbalingga dan Banjarnegara ini merupakan bagian dari target 350 rumah yang direnovasi sepanjang tahun 2025.
JUMLAH rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Bogor, saat ini ada sekitar 14 ribu unit. Angka ini kini jadi perhatian serius, karena menyangkut kualitas hidup ribuan keluarga
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengatakan program tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis didampingi Wakil Wali Kota, Allex Saputra di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota.
Pemerintah alokasikan Rp8,9 triliun untuk BSPS 2026, target renovasi 400 ribu rumah tidak layak huni demi wujudkan hunian sehat dan sejahtera bagi rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved