Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia Perwakilan DKI Jakarta memprediksi ekonomi Jakarta tahun ini tetap tumbuh solid. Pertumbuhan ekonomi DKI tahun ini pun diprediksi berkisar pada 4,6% hingga 5,4%.
Kepala BI Perwakilan DKI Jakarta Arlyana Abubakar menilai, solidnya pertumbuhan ekonomi Jakarta di tahun ini masih ditopang oleh empat elemen utama.
"Empat elemen itu ialah konsumsi rumah tangga, investasi, ekspor, dan lapangan usaha," ucap Arlyana dalam Bincang-Bincang Media BI DKI Jakarta di Jakarta, Senin (10/2).
Komponen yang memiliki pertumbuhan kuat ekspor Jakarta adalah perhiasan dan berlian yang pada Triwulan IV 2024 tumbuh 24,6%, komoditas barang rajutan tumbuh 140,31%, dan pakaian jadi tumbuh 113,11%.
Ekspor Jakarta masih didominasi ke negara tujuan seperti Tiongkok, Amerika Serikat, Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
Sementara pada komponen investasi, masih didorong oleh swasta, dan berlanjutnya proyek infrastruktur seperti MRT, LRT Jakarta.
Untuk komponen konsumsi rumah tangga ditopang oleh banyaknya event MICE seperti konser musik internasional maupun domestik, kenaikan UMP, dan turunnya angka pengangguran.
Sementara untuk inflasi Jakarta tahun ini diprediksi pada angka 2,5%. Inflasi DKI masih dipengaruhi oleh lapangan usaha khususnya perdagangan, jasa keuangan, konstruksi, infokom. Hal ini sejalan dengan pergeseran ekonomi Jakarta yang menuju ke arah sektor tersier.
Di samping itu, pihaknya bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta terus mengupayakan terkendalinya inflasi di Jakarta melalui 4K, yakni keterjangkaun harga, menjaga ketersediaan pasokan, menjamin kelancaran distribusi, dan meningkatkan komunikasi yang efektif.
"Jakarta juga bekerja sama dengan daerah pemasok bahan pangan karena kita semua tahu Jakarta membutuhkan daerah lain untuk pasokan pangannya," ungkap Arlyana. (Put)
KEPALA Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DKI Jakarta Iwan Setiawan menegaskan peran kepemimpinan kepala daerah menjadi indikator utama kebangkitan ekonomi Jakarta.
PEREKONOMIAN DKI Jakarta mencatatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025.
PEREKONOMIAN DKI Jakarta tumbuh 4,96% secara tahunan (yoy) pada triwulan III 2025, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Dari sisi permintaan, pertumbuhan terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga, investasi, dan konsumsi pemerintah.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat, perekonomian DKI Jakarta, dengan pangsa 16,48% terhadap nasional, tumbuh sebesar 5,01% (yoy) pada triwulan IV 2024, meningkat dari triwulan sebelumnya (4,93%; yoy).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved