Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Niti Emiliana memaparkan data bahwa penggunaan air PAM di Jakarta untuk keperluan rumah tangga cukup memuaskan. Dari survei yang dilakukan di 5 wilayah Jakarta, dari 50 responden, 44 di antaranya menyatakan bahwa air PAM yang digunakan tidak memiliki gangguan.
“Dari 50 responden 44 menjawab tidak ada endapan. 40 responden menjawab tidak berwarna lengket tidak berasa dan tidak berbau. Tapi ada 13 responden yang menjawab ada bau kaporit saat membuka keran, tapi sudah banyak airnya tidak ada bau lagi. Ketika musim hujan juga merasa ada bau yang kurang normal. Saat pemeliharaan juga dikatakan ada bau kaporit dan besi,” ungkapnya dalam dialog publik bertajuk Peningkatan Pelayanan dan Kualitas Air Minum di Jakarta, Senin (23/12).
Lebih lanjut, mayoritas responden yang disurvei oleh YLKI 54% berusia 46-65 tahun dan ibu rumah tangga atau perempuan sebanyak 82%. Lama penggunaan mayoritas sudah lebih dari 15 tahun dan rata-rata penggunaannya dalam satu bulan mengeluarkan biaya Rp100 ribu sampai Rp250 ribu.
“Untuk tekanan air mayoritas atau 68% responden menjawab cukup. Tapi ada juga 32% responden menjawab tidak cukup. Penanganan pengaduan, mayoritas 86% pernah mengalami keluhan. Permasalahan yang sering dikeluhkan adalah airnya mengalir kecil. Lalu juga ada yang menjawab air sering mati dan juga tagihan pembayaran,” ujar Niti.
Kemudian terkait sosialisasi produk knowledge, sebanyak 90% responden menjawab tidak pernah mendapatkan informasi dan untuk itu kegiatan sosialisasi masih perlu dilakukan.
“Untuk tarif saat ini 60% pelanggan merasa tarifnya cukup. Tapi ada 26% menganggap itu cukup mahal karena dibandingkan dengan kualitasnya,” sambungnya.
Dari survei tersebut, YLKI merekomendasikan pemerintah daerah untuk ikut serta melakukan koordinasi untuk melakukan pengawasan kualitas air sesuai standar air bersih untuk rumah tangga. Pemerintah daerah juga harus mendukung peningkatan kualitas PAM Jaya di Jakarta.
“Diharapkan juga ada peningkatan edukasi dan sosialisasi. Kemudian ketika ada pemeliharaan, pelanggan dapat diinformasikan terlebih dahulu. Kemudian terkait penyesuaian tarif juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas air. Dari hal ini juga tidak ada komersialisasi tarif PAM. Kemudian juga harus dilakukan peremajaan pipa PAM karena mayoritas sudah sangat tua di masa Belanda,” jelas Niti. (H-2)
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
Peneliti Core Indonesia, Eliza Mardian, menyarankan agar pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) demi melindungi konsumen akhir.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Juli 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta hanya mencapai 4,76% (yoy).
Hasil survei nasional ungkap tantangan dan rumuskan arah kebijakan baru.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Berdasarkan survei, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved