Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyebut Museum Nasional Indonesia (MNI) atau Museum Gajah rencananya akan ditutup hingga satu tahun ke depan pascakebakaran pada 16 September lalu.
"Museum akan kita tutup sementara bahkan kemungkinan bisa setahun. Kita akan melakukan (pembenahan) betul sampai dia oke baru kita akan buka," jelas Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Fitra Arda, pada diskusi publik, di Museum Toeti Heraty, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/9).
Usai pihak museum menyatakan menutup sementara museum tersebut hingga waktu yang akan ditentukan, Fitra memperkirakan seluruh proses mulai dari renovasi gedung hingga restorasi koleksi museum akan dilakukan hingga setahun ke depan.
Baca juga: IAAI: Kebakaran Museum Nasional Musibah Besar Arkeologi
Meski demikian, Fitra mengatakan berbagai layanan MNI masih tetap dapat digunakan, secara virtual maupun menggunakan unit museum lain.
"Tapi tidak mengurangi layanan, layanan masih bisa digunakan," kata dia.
Hingga saat ini, Fitra mengatakan Kemendikbudristek bekerja sama dengan pihak kepolisian, hingga para ahli, untuk menindaklanjuti dampak dari kejadian kebakaran itu.
Baca juga: Dampak Kebakaran Museum Nasional Seharusnya Bisa Diminimalisasi
Pihaknya akan melakukan studi teknis arkeologis, audit bangunan, kajian pengamanan dan keamanan museum, kajian koleksi, sumber daya manusia, hingga manajemen risiko.
Selain itu, penanganan koleksi terdampak dan penataan museum secara keseluruhan juga dilakukan.
Kebakaran MNI yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, diduga berasal dari korsleting arus listrik yang terjadi di bedeng proyek renovasi museum tersebut.
Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat) Asril Rizal mengatakan korsleting listrik tersebut menjadi pemicu kebakaran Museum Nasional, tepatnya di Gedung Blok A yang menjadi ruang pameran koleksi museum.
Diketahui api berasal dari belakang Gedung A Museum Nasional sehingga kebakaran tidak dimulai dari dalam gedung, namun imbasnya menyebabkan beberapa ruangan di bagian belakang Gedung A terkena dampak api yang berkobar. (Ant/Z-1)
Target ini disertai dengan fokus pada kualitas kunjungan, melalui penguatan kurasi pameran, program edukasi, serta peningkatan kenyamanan pengunjung.
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
GURU besar ilmu sejarah Universitas Indonesia, Anhar Gonggong, menilai kenaikkan harga tiket masuk Museum Nasional terutama untuk pelajar sangat berat dan bisa membatasi siswa untuk belajar.
Kebijakan kenaikan tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan pelayanan, perawatan, pengamanan koleksi, pemeliharaan, dan penambahan koleksi
Selama pengelola museum masih menerima dana dari APBN, masyarakat tidak seharusnya dibebani biaya tinggi untuk mengakses fasilitas negara.
Kenaikan tarif Museum Nasional dari sebelumnya yang sebesar Rp25.000 merupakan langkah krusial untuk memenuhi standar pemeliharaan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved