Kamis 03 November 2022, 13:33 WIB

Polisi Menaikkan Status Festival Berdendang Bergoyang dari Penyelidikan Ke Pinyidikan

Khoerun Nadif Rahmat | Megapolitan
Polisi Menaikkan Status Festival Berdendang Bergoyang dari Penyelidikan Ke Pinyidikan

Medcom.id
Festival musik Berdendang Bergoyang.

 

KAPOLRES Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin menyatakan saat ini status penanganan kasus kericuhan dalam festival musik Berdendang Bergoyang telah dinaikkan dari penyelidikan menjadi Penyidikan.

"Per hari ini naik sidik. Siang ini akan kita naikan statusnya ke penyidikan," kata Komarudin pada Kamis (3/11).

Adapun dugaan sementara soal pasal yang dilanggar dalam gelaran tersebut, dikatakan Komarudin ialah Pasal 360 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain terluka. "Sementara kelalaian menyebabkan orang lain luka, Pasal 360," terang Komarudin.

Komarudin menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah memfokuskan diri melakukan gelar terkait insiden festival musik Berdendang Bergoyang. "Sementara hari ini kita akan fokus ke gelar perkara dulu. Mungkin kita akan lihat apakah masih dibutuhkan saksi lagi atau tidak," sebutnya.

Lebih lanjut, Komarudin mengatakan dari hasil pemeriksaan 14 saksi pihaknya menemukan data-data baru soal kelalaian penyelenggara dalam gelaran musik tersebut. "Kalau dari yang kami temukan data-data terbaru memang ada kelalaian termasuk juga ada kesengajaan karena sangat berbeda jauh dengan fakta surat permohonan yang diajukan," papar Komarudin.

Komarudin mengatakan adapun temuan baru dalam kasus tersebut ialah soal penjualan tiket online festival musik Berdendang Bergoyang yang mencapai 27 ribu tiket. Dimana hal tersebut melibihi izin yang diajukan. "Kalau kita lihat di data online itu (tiket dijual) sampai 27 ribu untuk keseluruhan. Itu fakta-fakta terbaru yang kita temukan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Komarudin mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa sebanyak 14 orang saksi meliputi saksi fakta dan saksi ahli telah diperiksa penyidik.

Dua dari 14 saksi tersebut ialah perwakilan Satgas Covid-19 dan Manajemen Gelora Bungkarno yang dimintai keterangan pada Rabu (2/11) lalu. "Jadi total sudah 14 orang kita periksa. Saksi yang (krusial) dari satgas covid dan managemen GBK," ujar Komarudin saat dihubungi, Kamis (3/11)

Diketahui, festival musik Berdendang Bergoyang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, dibubarkan pada Sabtu (29/10) oleh pihak kepolisian karena diduga telah melanggar ketentuan jumlah penonton. (OL-12).

Baca Juga

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Satu Polisi Tewas Imbas Ledakan Bom di Polsek Astanaanyar

👤Khoerun Nadif R 🕔Rabu 07 Desember 2022, 13:47 WIB
"Update korban peristiwa bom bunuh diri TKP Polsek Astanaanyar dari anggota Polri, satu orang MD (meninggal dunia), tiga luka berat,...
dok.mi

Modus ke Toilet, Perampok Gasak Uang Minimarket di Jagakarsa Rp77 Juta

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 07 Desember 2022, 13:35 WIB
DUA orang perampok beraksi di sebuah minimarket di Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dengan modus menumpang ke toilet. Kedua...
Antara

Dugaan Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Densus: Kami Sedang Dalami Peristiwa

👤Khoerun Nadif R 🕔Rabu 07 Desember 2022, 10:10 WIB
"Mohon waktu dan tetap tenang. Sekali lagi Densus 88 sedang bekerja cepat mendalami peristiwa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya