Selasa 19 Juli 2022, 15:15 WIB

MS Glow Bantah Meminta Uang Damai pada PS Glow

Mediaindonesia.com | Megapolitan
MS Glow Bantah Meminta Uang Damai pada PS Glow

Dok.Ms.Glow
Kuasa hukum Ms Glow Arman Hanis (tengah) saat memberi keterangan pers, Selasa (19/7)

 

KONLFIK antara PS Glow dan MS Glow belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Terbaru, pihak MS Glow membantah telah meminta uang damai sebesar Rp60 miliar untuk menyelesaikan kasus sengketa merek mereka.

"Tidak benar bahwa kami meminta uang damai. Setelah pihak MS Glow mendapatkan informasi mengenai munculnya produk PS Glow dari media sosial, kami mencoba menghubungi pihak Putra Siregar untuk konfirmasi. Namun saat itu belum ada kesepakatan terkait masalah merek ini," ujar kuasa hukum MS Glow, Arman Hanis dalam konferensi pers di J99 Tower, Jakarta Selasa (29/7).

Baca juga: Gugatan Sengketa Merek, MS Glow Berencana Ajukan Kasasi

“Kemudian kami sempat lakukan somasi, dan ada proses mediasi. Pada saat mediasi dengan mereka, justru pihak merekalah yang menawarkan Rp60 miliar tersebut untuk berdamai. Justru ini terbalik dengan fakta sebenarnya," tambah Arman.

Selain itu, Arman Hanis juga mengklarifikasi pernyataan Septi Siregar, istri bos PStore Putra Siregar, yang menyebut bahwa merek MS Glow belum terdaftar di HAKI dan hanya terdaftar di kelas 32 untuk minuman serbuk. "MS Glow adalah merek dagang yang dimiliki oleh Shandy Purnamasari dan telah terdaftar di Ditjen HAKI pada 20 September 2016 dengan nomor pendaftaran IDM000633038 untuk kelas barang/jasa 3. Memang kami juga mendaftarkan merek untuk kelas 32 kategori minuman serbuk, karena MS Glow juga memiliki produk minuman serbuk dengan subbrand MS Slim."

"Dalam kesempatan ini, kami juga ingin menyatakan bahwa isu MS Glow diminta setop produksi oleh Pengadian Niaga Surabaya tidaklah benar. Hal ini bisa dilihat dalam hasil putusan majelis hakim," tambahnya.

Sengketa merek ini bermula pada 2020, ketika Putra Siregar dan istrinya meminta bertemu dengan Shandy Purnamasari dan Gilang Widya Pramana di Malang, Jawa Timur. Saat itu Putra Siregar banyak bertanya tentang bisnis perawatan kulit yang dijalankan oleh Shandy dan Gilang mulai dari strategi bisnis, sistem produksi, dan pemasaran. Pengusaha ponsel itu beralasan ingin membantu pemasaran dengan membuka cabang MS Glow di Batam, Kepulauan Riau.

Hingga satu tahun kemudian, pihak MS Glow mendapatkan informasi dari pabrik kemasan produk MS Glow, bahwa terdapat pihak yang mengatasnamakan Putra Siregar meminta dibuatkan kemasan produk kecantikan yang sama persis dengan kemasan MS Glow menggunakan merek PS Glow. Pihak MS Glow mencoba mengonfirmasi dan mediasi hal tersebut kepada Putra Siregar namun tidak dicapai kesepakatan atas sengketa merek ini hingga kasus inipun bergulir di ranah hukum. (RO/A-1)

Baca Juga

dok.ant

Kecelakaan Maut di Tol Jagorawi arah Jakarta, 3 Orang Meninggal

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 11:30 WIB
KECELAKAAN lalu lintas melibatkan mini bus dan truk tangki terjadi di ruas Tol Jagorawi KM 6+800 arah Jakarta pada Selasa (16/8). Tiga...
dok.ist

Di Jaksel Kowarteg Berbagi Makanan Sosialiasasikan Ganjar

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 08:41 WIB
KOLABORASI Warteg Indonesia (Kowarteg) melalui aksinya berbagi paket makanan dan alat dapur di beberapa titik di Jakarta Selatan sembari...
dok.ist

Meriahkan HUT ke 77 RI Sahabat SandiUno Gelar Tournamen Sepak Bola di Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 07:52 WIB
RELAWAN Sahabat Sandiuno Jakarta menggelar perlombaan sepak bola dalam rangka memeriahkan HUT ke 77...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya