Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak goreng di sejumlah pasar tradisional di Kota Depok, Jawa Barat, tetap melambung meskipun pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET).
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menetapkan HET minyak goreng curah sebesar Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium Rp14 ribu per liter.
Tetapi harga yang ditetapkan pemerintah tersebut tidak berlaku pada sejumlah pasar tradisional di Kota Depok.
Di Pasar Cisalak di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, harga minyak goreng curah masih Rp21 ribu per liter, lebih tinggi Rp9.500.
Sama dengan curah, minyak goreng kemasan Sania masih Rp19 ribu per liter, minyak goreng kemasan fortune masih Rp19 ribu per liter dan minyak goreng kemasan bimoli masih Rp20 ribu per liter.
Monica Zen, salah seorang pedagang di Pasar Cisalak, Kota Depok, mengungkapkan, kenaikan harga minyak goreng terjadi setiap sepekan sekali.
"Tiap minggu harga minyak goreng naik. Masyarakat terbebani atas melambungnya harga minyak goreng tersebut. Melambungnya harga minyak goreng berdampak terhadap turunnya daya jual," katanya, Rabu (2/2).
Baca juga: Pemprov Bali Gencarkan Operasi Pasar Minyak Goreng
Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebenarnya telah mengeluarkan kebijakan (aturan) terkait HET minyak goreng yang berlaku mulai 1 Februari 2022.
Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan HET minyak goreng curah, minyak goreng kemasan sederhana, dan minyak goreng kemasan premium.
"Tapi HET ini tidak bisa diterapkan lantaran harga dari agennya tetap tinggi. Mengacu aturan ini, maka semua pengecer wajib menjual minyak goreng kepada konsumen sesuai HET. Konsumen yang dimaksud adalah masyarakat, termasuk usaha mikro dan usaha kecil," paparnya.
Terkait ini, Kepala Pasar Cisalak Pasar Mohammad Sahal mengungkap masih tingginya harga minyak goreng dijual kepada masyarakat sudah dilaporkan ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagin) Kota Depok.
"Tiap hari kami selalu rutin melaporkan fluktuasi harga minyak goreng ke pimpinan. Tak cuma minyak goreng, harga kebutuhan pokok lainnya, juga turut dilaporkan, untuk dilakukan pembinaan terhadap penerapan HET," kata Sahal.(OL-5)
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Penyaluran Minyakita untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok penting bagi masyarakat.
Meski sempat dipengaruhi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, fluktuasi harga di pasar tradisional dinilai masih wajar dan tidak menimbulkan gejolak signifikan menjelang ramadan.
Pengawasan pergerakan harga dilakukan secara koordinasi lintas sektor. Salah satunya mengawasi harga komoditas yang bisa memengaruhi inflasi.
Harga beras kelas medium masih berkisar Rp13.500-Rp14.500 per kilogram, harga bawang putih Rp40.000-Rp45.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000-Rp35.000 per kilogram.
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Pasar Murah yang dilakukan Pemprov Jatim selama menyasar daerah daerah pinggiran kota yang sangat jauh dari pasar Tradisional, sehingga tidak perlu harus ke Pasar Tradisional.
Pasar tradisional masih menghadapi tantangan besar, tidak hanya soal kesan kumuh, tetapi juga persaingan dengan pasar modern dan e-commerce.
Sebanyak 153 pasar yang dimiliki Jakarta, belum semuanya direvitalisasi
Sebanyak 60 dari 153 pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Jaya di Jakarta dalam kondisi kumuh dan rawan banjir akibat tak terawat dan kosong
Kenaikan tersebut, banyak dikeluhkan para pembeli termasuk komoditas lain ikut merangkak naik seperti sayuran, cabai merah, bawang putih, bawang merah dan lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved