Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kisruh Pemain Bola dan Warga Setempat di Jakut Berakhir Damai

Yakub Pryatama Wijayaatmaja
27/1/2022 13:54
Kisruh Pemain Bola dan Warga Setempat di Jakut Berakhir Damai
Ilustrasi keributan.(Dok MI)

KISRUH keributan yang terjadi di lapangan sepak bola Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara diselesaikan secara damai oleh kedua belah pihak. 

Kesepakatan damai terjadi setelah Fahrudin alias Udin Gelang dari perwakilan bertemu dengan  warga yang bermain bola di lapangan bola Ingub Pelabuhan Muara Angke. 

Baca juga: Banyak Pelanggaran, Perhimpunan Pendidikan dan Guru Desak PTM 100% Disetop

Udin Gelang sendiri sempat diciduk oleh aparat kepolisian setelah peristiwa keributan dan aksi pengeroyokan terjadi di lapangan. 

"Terkait kejadian yang sempat viral di media sosial di lapangan bola Ingub Pelabuhan Muara Angke antara warga dengan pemain bola, Alhamdulilah sudah terselesaikan dengan damai," ucap Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Seto Handoko Putra, Kamis (27/1). 

Seto menyebut perdamaian antar kedua belah pihak terjadi dalam pertemuan yang digelar di Polsek Kawasan Sunda Kelapa pada Rabu (26/1) sore kemarin. 

Seto memastikan kedua belah pihak telah saling memaafkan. "Tidak ada lagi yang saling menuntut. Kami berharap mereka guyub sebagai sesama warga Pelabuhan Muara Angke," ungkapnya. 

Sebelumnya, aksi keributan terjadi di lapangan sepak bola Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara yang terjadi pada Selasa (25/1) sekitar pukul 20.00 WIB. 

Seorang pria bernama Fahrudin alias Udin Gelang selaku penjaga toilet lapangan pun diamankan. 

Kejadian bentrokan bermula saat Udin Gelang tengah menjaga toilet umum di dekat lapangan bola sambil menenggak minuman beralkohol. 

Tanpa tedeng aling-aling, Udin dilempari batu oleh warga yang tengah bermain sepak bola di lapangan tersebut. 

Udin pun langsung membalas dengan melemparkan batu ke arah lapangan. 

Kaget ada yang melempar batu. Warga yang sedang bermain sepak bola mendatangi Udin dan membongkar atap WC umum serta melemparkan asbes. 

Tak puas, warga juga mengejar dan mengeroyok Udin. Udin pun dikeroyok dan mengalami luka pada pergelangan tangan kanan hingga dua giginya patah. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya