Senin 17 Januari 2022, 07:15 WIB

Tarif KRL Naik, YLKI: Masyarakat Setuju asal Pelayanan Meningkat

Selamat Saragih | Megapolitan
Tarif KRL Naik, YLKI: Masyarakat Setuju asal Pelayanan Meningkat

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
KRL

 

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) berencana menaikkan tarif KRL Commuter Line pada awal April 2022. Atas kebijakan pemerintah itu, Ketua Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, mengatakan, masyarakat banyak yang menyetujui hal tersebut asalkan searah dengan peningkatan pelayanan penumpang.

Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan YLKI pada Oktober 2021 terhadap sebanyak 2.000 responden di Jabodetabek dan Rangkasbitung.

Terdapat dua aspek penting bagi pemerintah untuk mempertimbangkan kenaikan tarif KRL yaitu Ability To Pay (ATP) atau kemampuan untuk membayar dan Willingness To Pay (WTP) atau keinginan untuk membayar.

Dari hasil survei tersebut, ada ruang bagi pemerintah untuk menaikkan tarif KRL menjadi Rp5.000 pada 25 km pertama. Sedangkan untuk tarif 10 km pertama direkomendasikan agar tidak naik tarifnya. "Karena aspek ATP-nya lebih rendah daripada tarif eksisting," kata Tulus Abadi, di Jakarta, Minggu (16/1).

Atas dasar tersebut, menurut dia, untuk mengimbangi kenaikan tarif, pemerintah harus meningkatkan pelayanan pada moda transportasi KRL. "Sebagaimana aspirasi sebanyak 1.065 responden atau lebih dari 50 persen berharap agar KAI/PT KCI bisa meningkatkan pelayanan," ujar Tulus.

Di sisi lain, Tulus menilai kenaikan tarif KRL masih rasional dan masuk akal. Sebab, sejak 2016, tarif KRL belum pernah naik sama sekali.

Lain hal jika pemerintah akan menambah besaran dana Public Service Obligation (PSO) bagi PT KAI. Kenaikan tarif KRL tersebut akan tidak masuk akal, jika hal tersebut akan dilakukan pemerintah.

Namun, jika pemerintah tidak akan menambah dana PSO, bukan tidak mungkin opsi kenaikan tarif KRL akan terealisasi. "Jika pemerintah tidak mampu menambah dana PSO, maka opsi kenaikan tarif KRL menjadi tidak terhindarkan, walau terasa pahit bagi konsumen," ungkap Tulus. (OL-12)

Baca Juga

dok.Ant

Mudik 2022 : 651.427 Ribu Penumpang Berangkat Dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

👤Fetry Wuryasti 🕔Senin 16 Mei 2022, 11:10 WIB
PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat terdapat 651.427 penumpang dari Daop 1 Jakarta untuk keberangkatan KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen...
dok.Ant

Gencarkan Angkutan Umum Listrik, Anies Gandeng Bloomberg New Energy Finance

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 16 Mei 2022, 08:50 WIB
GUNA mendukung rencana pengoperasian kendaraan umum bertenaga listrik secara menyeluruh pada 2030, Pemprov DKI Jakarta menggalakkan...
Antara Foto

Depok Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Ternak

👤Kisar Rajaguguk 🕔Minggu 15 Mei 2022, 23:03 WIB
Dinas KP3 Depok juga menyampaikan surat imbauan tentang informasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya