Minggu 09 Januari 2022, 07:53 WIB

Pindah Satu Kota Tidak Perlu Pengantar RT/RW atau Kelurahan

Indriyani Astuti | Megapolitan
Pindah Satu Kota Tidak Perlu Pengantar RT/RW atau Kelurahan

Antara
Ilustrasi

 

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Prof. Zudan Arief Fakhrulloh menegaskan bahwa penduduk yang pindah domisili dalam satu kota atau kabupaten, tidak perlu melampirkan surat keterangan dari rukun warga/ rukun tetangga (RT/RW) maupun desa ataupun kelurahan. Hal itu, ujar Zudan, telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 96 Tahun 2018, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) 108 Tahun 2019.

“Pindah penduduk dalam satu Kabupaten/Kota, cukup menunjukan Kartu Keluarga (KK) saja. Tidak perlu pengantar apapun," ucapnya melalui keterangan pers yang dikutip, Minggu (9/1).

Ia menegaskan hal itu juga telah disampaikan pada para kepala dinas Dukcapil. Apabila masih ada yang meminta pengantar dari RT/RW sampai ke Desa/Kelurahan, Zudan mengatakan pemerintah pusat akan memberi sanksi tegas.

Perpindahan penduduk dalam satu Kabupaten/Kota, lanjut Zudan, juga tidak memerlukan Surat Keterangan Pindah atau SKP. Hanya penduduk yang melakukan perpindahan antar Kabupaten/Kota atau antar Provinsi yang akan dibekali SKP oleh Dinas Dukcapil asal untuk diberikan ke daerah tujuan.

Dihapuskannya keterangan RT/RW sampai Desa/Kelurahan, ungkap Zudan, bukan tanpa alasan. Data Kependudukan yang diampu Dukcapil sudah lengkap sehingga tidak memerlukan verifikasi dari RT/RW maupun Desa/Kelurahan.

“Kecuali penduduk tersebut belum terdata dalam database, maka perlu pengantar RT/RW untuk membuat NIK pertama kali,” katanya.

Oleh karena itu, Zudan menghimbau agar masyarakat betul-betul mencermati persyaratan-persyaratan yang berlaku.

Ia meminta para kepala dinas Dukcapil untuk mengecek petugas perangkat pemerintah yang tidak melayani dengan baik. (OL-12)

Baca Juga

Medcom

Pelaku Pelecehan di Mal Di Bintaro Penderita Gangguan Jiwa

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 27 Juni 2022, 23:00 WIB
Pelaku tindakan asusila terhadap seorang anak di sebuah mal (pusat perbelanjaan) di kawasan Bintaro, merupakan pengidap gangguan jiwa alias...
Dok. Pribadi

Kasus Pemukulan, Andy Cahyady Pertanyakan Status Kuasa Hukum dan Penjamin Wenhai Guan

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 27 Juni 2022, 22:30 WIB
Andy mempertanyakan kapasitas Marna Ina sebagai advokat dalam kasus tersebut kepada Kejaksaan Tinggi DKI...
DOK.MI

Gadaikan Mobil Sewaan, Pasutri Diciduk Polisi

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 27 Juni 2022, 21:35 WIB
DA dan SJ awalnya menyewa mobil milik korban berinisial YMS. Mobil tersebut disewa untuk operasional proyek dengan tarif Rp500 ribu per...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya