Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 26 orang hadir dan ikut seleksi uji kelayakan dan kepatutan yang digelar PDI Perjuangan untuk dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Dari 35 yang mendaftar, hingga pukul 10.30 WIB, yang hadir sebanyak 26 orang," kata panitia di meja registrasi, di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/5).
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan seleksi kali ini terdiri dari test psikotes yang menggandeng himpunan psikolog Indonesia dan wawancara tatap muka satu per satu. Hasto pun berkesempatan membuka uji kelayakan dan kepatutan ini.
"Ini merupakan sistem yang dilakukan berdasarkan peraturan partai dan dilaksanakan di seluruh Indonesia tanpa terkecuali. Semua dilakukan sesuai mekanisme dari bawah," kata Hasto.
Selain kemampuan leadership, Hasto menegaskan pihaknya ingin mengorek motivasi dan daya juang para tokoh yang menginginkan posisi DKI 1.
Pantauan Metrotvnews.com, dalam aula tersebut tidak hanya dihadiri bakal cagub dari DKI. Tapi ada juga dari Singkawang dan Bangka Belitung. Di dalam aula, totalnya terdapat 43 yang hadir, 26 di antaranya bakal calon gubernur DKI.
Di antara bakal calon gubernur tersebut, tampak Muhamad Idrus yang duduk paling depan. Kemudian di baris kedua, ada Sandiaga Uno dan Hasnaeni Moein, bakal cagub yang menjuluki dirinya sebagai wanita emas.
Kemudian, di baris ke lima, ada Abraham Lunggana. Pria yang akrab disapa Haji Lulung ini, duduk seorang diri tanpa rekan satu meja. Selain itu di baris ke tujuh atau paling belakang, tampak Yusril Ihza Mahendra.
Berikut 26 bakal cagub yang hadir dan mengisi registrasi.
1. Kaspudin Noor
2. Endang Darmawan
3. Dedi Irianto
4. Audi Iskandar Zulkarnaen Tambunan
5. Riza Vilano Satria Putra
6. Margono
7. Farhat Abbas
8. Zainal Arifin
9. Firdaus Djaelani
10. Marco Kusumawijaya
11. Benny Mokalu
12. Bambang Sungkono
13. Mahfudl Djaelani
14. Muhamad Idrus
15. Teguh Santosa
16. Abraham Lunggana
17. Sandiaga Uno
18. Yusril Ihza Mahendra
19. Hasnaeni
20. Adek Efril Manurung
21. Edysa Girsang
22. Pardi
23. Gusjoy Setiawan
24. S. Azhary
25. Akhmad Syakhroza
26. Harun Al Rasyid
(X-11)
Kerusakan hutan di TNGHS, selain menyebabkan populasi tiga satwa tersebut berkurang juga flora endemik lainnya, seperti anggrek, puspa, saninten, dan rasamala juga terancam langka.
Macan tutul jawa (panthera pardus melas) kini menjadi satu-satunya kucing besar yang masih hidup di Pulau Jawa setelah harimau jawa (panthera tigris sondaica) dinyatakan punah.
Jika harimau dan macan tutul muncul di kebun, jalan raya, bahkan hotel, itu pertanda mereka terpaksa keluar dari hutan untuk bertahan hidup.
Macan tutul merupakan satwa liar yang habitat alaminya berada di kawasan hutan.
BBKSDA Jabar mengkonfirmasi bahwa macan tutul yang dievakuasi dari hotel di Bandung kini sudah berada di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved