Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta bakal melakukan pembebasan lahan untuk normalisasi kali dalam waktu dekat untuk program pengendalian banjir. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Yusmada Faisal mengatakan, pihaknya sedang dalam proses membuat peta bidang untuk pembebasan lahan di tiap wilayah.
Total anggaran yang disediakan untuk pembebasan lahan normalisasi kali dan waduk pada APBD tahun ini sebesar Rp1 triliun.
"Kita sedang membuat peta bidang. Pertama itu pengukuran dan peta bidang batas-batas kepemilikan lahan warga. Pengukuran oleh BPN. Sesuai keputusan gubernur tentang penetapan lokasi. Itu akan diukur lagi," kata Yusmada ditemui di Balai Kota, Kamis (23/9).
Baca juga : Antisipasi Gelombang Ketiga, Anies: DKI Tingkatkan 3T
Wilayah yang akan disasar untuk pembebasan lahan paling dekat yakni Kelurahan Rawajati, Kelurahan Gedong, dan Kelurahan Cawang. Kelurahan Rawajati, kata Yusmada, sebelumnya tidak pernah tersentuh normalisasi. Sementara itu, di Kelurahan Cawang menyisakan 11 bidang yang belum dinormalisasi.
"Total panjang sisi sungai yang akan dinormalisasi di kedua kelurahan itu kira-kira 1,5km," ujarnya.
Dinas SDA juga bakal melakukan pembebasan lahan di wilayah lain seperti di Kelurahan Pondok Pinang untuk Kali Pesanggrahan. Selain itu normalisasi juga bakal menargetkan Kali Sunter dengan pembebasan wilayah di tiga kelurahan yakni Cipinang Melayu, Cipinang Muara, dan Pondok Kelapa.
"Semuanya kita upayakan tahun ini selesai," tandasnya. (OL-2)
Upaya mitigasi bencana banjir dan longgor kembali ditegaskan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama yang digelar Korps Marinir TNi AL dan Pemprov Jabar.
PEMERINTAH Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta mempercepat langkah mitigasi banjir di Jakarta menghadapi potensi cuaca ekstrem dengan menargetkan normalisasi 12 sungai
Normalisasi sungai ini merupakan ikhtiar konkret untuk mengurangi dampak banjir dan melindungi masyarakat dari potensi kerugian.
AKADEMISI Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi Universitas Warmadewa, I Nengah Muliarta mengingatkan pemerintah daerah (pemda) di Bali untuk segera melakukan normalisasi sungai.
Hal ini diperkirakan karena saat ini sedang memasuki masa pancaroba dari cuaca kemarau ke penghujan
Normalisasi sungai merupakan upaya untuk mencegah terjadinya banjir di musim penghujan nanti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved