Kamis 23 September 2021, 11:19 WIB

PSI Sebut Giring Ungkap Kebenaran bukan Sebar Kebencian

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
PSI Sebut Giring Ungkap Kebenaran bukan Sebar Kebencian

ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Plt Ketum PSI Giring Ganesha (kanan)

 

PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan pernyataan Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha dalam video yang viral pekan ini bukan penyebaran kebencian, melainkan pengungkapan kebenaran.

“Bro Giring menyampaikan fakta-fakta kepada publik terkait kebohongan Gubernur Anies terhadap rakyatnya. Ini sangat jelas bukan penyebaran kebencian, melainkan pengungkapan kebenaran. Juga merupakan pendidikan politik kepada rakyat agar benar-benar cermat dalam memilih pemimpin,” kata Juru Bicara DPP PSI Nanang Priyo Utomo dalam keterangan tertulis, Kamis (23/9).

Nanang menyatakan, sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies memperlihatkan inkonsistensi antara pernyataan dan perbuatan.

"Beliau mengatakan peduli dengan pandemi, tetapi ada anggaran yang dialokasikan untuk Formula E hampir Rp1 triliun. Kalau benar-benar peduli, uang sebanyak itu ya dipakai untuk penanganan pandemi dan membantu rakyat yang terdampak," kata Nanang.

Pernyataan Giring juga memperjelas langkah Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta yang mengusullkan hak interpelasi terkait Formula E.

"Antara interpelasi dengan pernyataan Bro Giring saling berkaitan dan selaras. Pernyataan Bro Giring justru menggarisbawahi dan mendukung langkah kawan-kawan di DPRD yang mengajukan interpelasi," kata kader Nahdlatul Ulama ini.

Baca juga: PSI Tagih Janji Anies Jalankan Gugatan Polusi Udara

Sekali lagi, Nanang menegaskan pernyataan Giring ditopang data yang kuat. Misalnya terkait dana Rp1 triliun sebagai 'commitment fee' yang diambil dari APBD selama 5 tahun untuk ajang Formula E.

Dalam video yang viral tersebut, Giring menyatakan Anies selalu menampakkan diri peduli dengan penderitaan rakyat di masa pandemi. Padahal sesungguhnya hanya pura-pura peduli.

“Pura-pura peduli adalah kebohongan Gubernur Anies di tengah pandemi dan penderitaan rakyat. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan presiden 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan,” kata Giring dalam video tersebut.

Giring mengingatkan, APBD DKI Jakarta dibelanjakan Anies demi kepentingan ego pribadi untuk maju sebagai calon presiden RI 2024. Dia mengabaikan suara rakyat yang meminta pembatalan Formula E itu.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Ini Alasan Pemprov DKI Tunda Pembangunan LRT Kelapa Gading-JIS

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 09:57 WIB
Pemprov DKI Jakarta menunda pembangunan light rail transit (LRT) fase 2a rute Kelapa Gading-Jakarta International Stadium (JIS) jadi...
dok.ant

BPBD DKI Ingatkan Hujan dan Petir di Jakbar, Jaksel dan Jakbar

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 07:07 WIB
BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan disertai petir dan angin kencang di tiga wilayah pada Rabu siang hingga...
DOK Pribadi.

Rano Karno Komitmen Kembangkan Kampung Wisata dan Sanggar Kesenian

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 23:21 WIB
Konsep kafe terbuka dengan nuansa perkebunan, yang berada di tengah pemukiman penduduk, itu menjadi daya tarik...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya