Kamis 16 September 2021, 22:18 WIB

Luncurkan Sirukim, Warga Bisa Daftar Sewa Rusun DKI

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Luncurkan Sirukim, Warga Bisa Daftar Sewa Rusun DKI

Antara/Rivan Awal Lingga
Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta

 

DINAS Perumahan dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Sirukim). Aplikasi ini dapat diunduh di gawai. 

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) DKI Jakarta Sarjoko mengatakan, aplikasi ini dibuat guna memudahkan masyarakat yang ingin pindah dan menyewa unit hunian rusun milik Pemprov DKI Jakarta. Namun, aplikasi ini belum memuat data resmi untuk mendaftar pembelian unit hunian rumah DP 0 rupiah. 

Baca juga: Pemprov: Warga KTP Non-DKI Boleh Divaksin Moderna

Untuk mendaftarkan diri serta mengetahui informasi mengenai ketersediaan rumah DP 0 rupiah harus dilakukan melalui situs lain.

"Aplikasi Sirukim untuk layanan rusunawa. Sedangkan untuk layanan hunian milik sementara ini masih terpisah menggunakan aplikasi Samawa DP 0 dan pendaftarandp0.jakarta.go.id," kata Sarjoko saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (16/9).

Aplikasi ini cukup mudah untuk digunakan. Pengguna bisa mengunduh dan setelahnya dapat melakukan registrasi dengan memasukkan data seperti nama, email, NIK, dan kata kunci yang akan digunakan. 

Sarjoko mengungkapkan, di aplikasi ini terlihat data secara transparan ketersediaan unit rusunawa di Jakarta, tipe hunian, serta fasilitas kelengkapannya. Dari penelusuran Media Indonesia di aplikasi Sirukim, hanya beberapa lokasi rusunawa yang masih memiliki unit yang kosong di antaranya Rusunawa Nagrak (Jakarta Utara) dengan 5 unit kosong dan Rusunawa Rawa Bebek (Jakarta Timur) 194 kosong. Untuk Rusunawa Nagrak sesungguhnya masih memiliki ratusan unit yang kosong namun rusun tersebut masih dijadikan lokasi isolasi pasien covid-19 dan berstatus siaga.

"Betul. Jadi semua informasi hunian yang masih kosong ada di dalamnya. Masyarakat juga bisa mendaftarkan diri apabila ingin menyewa hunian rusunawa DKI di aplikasi ini," ungkapnya.

Syarat bagi warga yang ingin menyewa rusunawa di Jakarta yakni harus warga DKI dengan dibuktikan KTP DKI, belum memiliki rumah, sudah menikah maupun sudah pernah menikah, penghasilan maksimal Rp 4 juta dan Rp7 juta bagi warga yang ingin mendaftar menyewa di Rusunawa KS Tubun.

Sementara untuk mendaftarkan diri membeli hunian rumah DP Rp0, syaratnya adalah harus ber-KTP DKI, belum memiliki rumah dan memiliki pendapatan maksimal Rp14 juta. (OL-6)

Baca Juga

Antara

Vaksinasi Capai 75 %, PPKM Kota Tangsel Turun ke Level 2

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 13:51 WIB
"Dengan kondisi saat ini, kita tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan,jangan lupa memakai masker, jangan abai dan lengah,...
Antara

Dua Polisi ‘Artis’ Medsos Dilatih Cara Tindak Polisi dalam Perspektif HAM

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 13:45 WIB
“Nanti saya mau kursusin supaya keduanya bertambah kemampuannya dan bisa berbagi ilmu serta pengalaman dengan satuan kerja...
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Ini Alasan Pemprov DKI Tunda Pembangunan LRT Kelapa Gading-JIS

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 09:57 WIB
Pemprov DKI Jakarta menunda pembangunan light rail transit (LRT) fase 2a rute Kelapa Gading-Jakarta International Stadium (JIS) jadi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya