Minggu 12 September 2021, 13:15 WIB

Antispasi Banjir, Pemkot Jaktim Gencar Mengeruk Waduk dan Saluran

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Antispasi Banjir, Pemkot Jaktim Gencar Mengeruk Waduk dan Saluran

ANTARA/Dhemas Reviyanto
Petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengoperasikan alat berat untuk mengeruk endapan lumpur di Waduk Ria Rio, Jakarta.

 

WALI Kota Jakarta Timur, M. Anwar, meminta agar jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur dan lurah hingga camat bersiap untuk mengantisipasi bencana banjir di musim hujan yang akan datang.

Contohnya dengan melakukan pengerukan waduk, saluran, dan sungai. Salah satu waduk yang akan dikeruk adalah Waduk Selirang.

Baca juga: DVI Polri Identifikasi Dua Korban Kebakaran LP Tangerang

“Waduk ini akan kita akan fungsikan kembali dan akan dilakukan normalisasi dengan melakukan pengerukan,” kata Anwar, Minggu (12/9).

Wali Kota menyebutkan, pengerukan waduk – waduk di hulu merupakan salah satu prioritas dan untuk dinormalisasikan untuk menampung air dan mengatur debit air agar tidak serentak mengalir ke area hilir. Ini dilakukan untuk menghindari debit air saat curah hujan tinggi yang tidak tertampung.

“Kita upayakan normalisasi semua waduk, kali dan sungai termasuk juga saluran Phb (penghubung), saluran makro dan juga pembuatan sumur-sumur resapan,” lanjutnya.

Selanjutnya, ujar Anwar, pihaknya akan berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Jakarta Timur untuk pengerukan menggunakan alat berat, mengingat pengerukan ini sudah menjadi permintaan dari warga pada tahun 2020. Ia menargetkan, pengerjaan langsung dikerjakan secepatnya karena pada September – Desember merupakan musim hujan.

“Kedepannya segera kita turunkan alat berat untuk melakukan pengerukan, karena warga minta pengerukan secepatnya, dikarenakan ketika terjadi hujan deras sering terjadi banjir di daerah sini, genangan bisa sampai 30 sentimeter,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Pasar Rebo, Mujiono, mengatakan, ketika hujan deras turun timbul genangan dan butuh 1-1,5 jam setelahnya surut. Pihaknya pun berupaya untuk meminimalisir genangan dengan normalisasi Waduk Surilang.

“Tapi dalam pelaksanaan normalisasi waduk di lapangan terkendala dengan jalan yang cukup sempit, sehingga menyulitkan alat berat untuk masuk,” kata Mujiono.

Dari kendala tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan warga setempat yang akhirnya memberikan akses sementara agar alat berat bisa masuk. (OL-6)

Baca Juga

Ist

Dosen UNJ Kembangkan Literasi Bahasa Asing di TBM Bukit Duri Bercerita

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 17 September 2021, 20:26 WIB
Sejumlah dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melakukan pengabdikan masyarakat sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi di...
Dok. akun YouTube MuhammadKece

Polri: Muhammad Kece Dianiaya Tahanan Rutan Bareskrim

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 17 September 2021, 20:14 WIB
YouTuber yang menjadi tersangka kasus penistaan agama itu telah melaporkan pelaku penganiayaan terhadap dirinya selama berada di Rutan...
Ilustrasi

Youtuber Savas Fresh jadi Tersangka Setelah Dilaporkan Atta Halilintar

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 17 September 2021, 20:11 WIB
"Saat ini sedang dalam proses penyelidikan dan tersangka sudah kita lakukan penahanan," terang Azis, di Polres Jaksel, Jakarta,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ramai-Ramai Abai Laporkan Kekayaan

KPK mengungkap kepatuhan para pejabat membuat LHKPN tahun ini bermasalah. Akurasinya juga diduga meragukan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya