Sabtu 26 Juni 2021, 09:00 WIB

Asosiasi Ojek Online Dukung PPKM Mikro

RO/Micom | Megapolitan
Asosiasi Ojek Online Dukung PPKM Mikro

Antara
Ilustrasi

 

ASOSIASI pengemudi ojek online Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia mendukung langkah pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Langkah itu dinilai baik untuk menekan penularan covid-19.

Ketua Presidium Nasional Garda Indonesia Igun Wicaksono mengatakan, langkah penerapan PPKM mikro dinilai lebih baik ketimbang lockdown. Para pengemudi ojek online kata Igun masih diperbolehkan melakukan aktivitasnya secara normal.

"Selagi langkah-langkah yang ditempuh tidak membatasi ruang gerak ojek online kami mendukung," kata Igun.

Igun mengakui, saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total awal 2020, pendapatan para pengemudi ojek online turun drastis. Saat itu, pengemudi tidak boleh mengangkut penumpang.  

Oleh karena itu ia berharap tidak ada penutupan akses bagi ojek online untuk antar jemput penumpang, barang, hingga pemesanan makanan selama PPKM berlangsung.

"Waktu PSBB total pendapatan turun 80-90 persen," ujar Igun.

Menurut Igun, para ojek online berpartisipasi menjalankan roda perekonomian masyarakat. Serta membatu masyakarat yang sedang menjalankan pekerjaan.

Igun mencontohkan seperti pegawai yang sedang bekerja dari rumah dan pembatasan-pembatasan dari berbagai sektor.

"Sehingga mereka bisa menjalankan bisnisnya dari rumah dengan memanfaatkan ojek online," kata Igun.

Pemerintah memilih untuk tidak mengambil langkah lockdown dalam menghadapi lonjakan kasus covid-19 yang terjadi beberapa waktu terakhir. Saat ini, pemerintah memilih opsi memperketat kebijakan PPKM Mikro.
 
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, momentum pemulihan ekonomi sebetulnya sudah terlihat. Namun, karena ada kenaikan kasus covid-19, pemerintah kembali mengambil langkah tegas.
 
"Ini momentum perlu dijaga, tapi pengendalian covid sangat penting sebab itu necessary condition untuk kita bisa pulih. Enggak akan kita bisa pulih tanpa penanganan covid, tanpa penurunan covid," kata dia. (J-1)

 

Baca Juga

usatoday.com

31,4 Persen Remaja Jakarta Kecanduan Bermain Internet

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:55 WIB
Alasan anak kecanduan bermain internet terutama game online, disebabkan karena anak merasa permainan tersebut dapat memenuhi...
Dok MI

Kota Bekasi Raih Penghargaan Kota Layak Anak Nindya

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:22 WIB
Penghargaan diberikan secara virtual oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen...
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Dinsos DKI Bantah Warga Belum Vaksin Tidak Dapat Bansos Beras

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:10 WIB
Warga yang hendak menerima BSNT tersebut hanya diimbau untuk segera melakukan vaksinasi, bukan dilarang untuk menerima BSNT meskipun belum...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya