Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (9/6) pagi, tampak ramai. Pasar yang berada di sudut barisan gedung pencakar langit di Jakarta Pusat itu dipenuhi puluhan warga yang berbelanja kebutuhan dapur seperti beras, telur, daging, dan sayur mayur.
Namun, di balik keramaian pada pagi itu, tidak tampak penerapan protokol kesehatan. Dari pantauan Media Indonesia, tampak sejumlah pedagang dan warga yang berinteraksi tanpa memakai masker.
Selain itu, tak tampak petugas keamanan dari Polri, TNI, dan Satpol PP yang biasanya melakukan razia masker di ibu kota.
Salah satu warga, Helmy, 45, mengaku cukup khawatir melihat sejumlah orang yang masih abai terhadap protokol kesehatan. Helmy yang dua hingga tiga kali sepekan berbelanja kebutuhan dapur di Pasar Bendungan Hilir itu mengatakan seharusnya masyarakat tidak menganggap remeh covid-19 yang saat ini masih menjadi momok bagi kesehatan.
"Harusnya lebih sadar, ya. Mungkin karena tidak ada yang ngawasin. Orang kita kan memang patuh kalau ada petugas," kata Helmy sambil merapikan maskernya.
Warga lainnya, Susi, 35, juga mengaku khawatir. Ia mengaku hanya mengantisipasi penularan covid-19 dengan melakukan bersih-bersih sepulangnya dari pasar.
"Di rumah langsung ganti baju, cuci belanjaan juga. Semoga aman-aman saja, lah," ungkapnya.
Baca juga: Wapres Imbau Perketat Prokes, Covid-19 Mulai Naik Lagi
Seperti diketahui, Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah kasus terkonfirmasi covid-19 paling banyak di kawasan Asia Tenggara, yaitu 1.869.325 dan berada di urutan ke-18 dunia. Sementara itu, ada penambahan 6.294 kasus pada Selasa (9/6), sehingga saat ini ada 99.663 kasus aktif.
Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru) RSUP Persahabatan Erlina Burhan mengatakan penyebab utama bertambahnya angka covid-19 ialah penerapan protokol kesehatan (prokes) yang mengendur.
“Yang mengakibatkan terjadinya klaster-klaster baru,” kata Erlina, beberapa waktu lalu.
Erlina menyebut tracing dan testing juga kurang optimal saat libur Idulfitri 1442 Hijriah. Sehingga, butuh antisipasi dan penanganan serius dari pemerintah daerah (pemda).
Menurut Erlina, pemda berperan penting dalam upaya tracing, testing, dan treatment (3T). Apalagi, pemda memiliki satuan dinas kesehatan (dinkes) yang bisa dimanfaatkan.
Erlina mengimbau masyarakat tak bereuforia karena ada vaksin covid-19. Vaksin tidak menjamin 100% tubuh kebal dari virus berbahaya itu.
“Harus tetap menjaga protokol kesehatan,” tegas dia.(OL-5)
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
KEMENTERIAN Pariwisata (Kemenpar) kembali menegaskan pentingnya penerapan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) di tempat wisata.
Dalam menghadapi ancaman Covid-19 ini, Pemko Banjarmasin mulai melakukan mitigasi dengan melibatkan semua sektor.
KETUA Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene menilai lonjakan kasus covid-19 saat ini harus menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan masyarakat.
KEPALA Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, mengimbau masyarakat Indonesia untuk kembali menerapkan protolol hidup sehat menyusul lonjakan kasus Covid-19
Sejulah atlet yang berkompetisi di Olimpiade Paris 2024 terjangkit Covid-19. Terbaru, perenang Inggris Adam Peaty dinyatakan positif setelah lima atlet polo air Australia.
Janji kampanye Ganjar terkait 1 nakes 1 desa dianggap tidak cukup penuhi kebutuhan layanan kesehatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved