Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 12 teroris di Jakarta dan sekitarnya tiga pekan belakangan. Ke-12 teroris itu merupakan satu kelompok.
"Densus telah mendapat catatan yang lengkap tentang kelompok ini," kata Karo Penmas Divis8 Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (14/4).
Namun, Rusdi belum mau membeberkan catatan kelompok itu. Menurut Rusdi, Polri memegang teguh azas praduga tak bersalah.
Baca juga: Cari Pemudik Bandel, Polisi akan Periksa Toilet Hingga Bak Mobil
"Biarkan saja semua proses berjalan, tentunya nanti akan ke pengadilan juga. Nanti di pengadilan akan terbuka secara terang benderang mereka ini kelompok mana," ujar jenderal bintang satu itu.
Selain itu, Rusdi menyebut dalam persidangan nantinya juga akan membuka terkait kegiatan teroris tersebut. Termasuk rencana amaliyahnya.
"Tentunya nanti di pengadilan akan secara terang benderang menjawab itu semua," ungkap Rusdi.
Ke-12 teroris itu ialah HH, ZA, AJ, BS, WJ, NAA, AN, DK, AK, AP, NF dan W.
Mereka disebut masih dalam satu kelompok, namun belum ditemukan keterkaitan dengan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Islamiyah (JI). Hanya saja, beberapa di antaranya merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) terlarang Front Pembela Islam. (OL-1)
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
Densus 88 mengungkap fakta mengejutkan: remaja pelaku penusukan di Moskow menuliskan 'Jakarta Bombing 2025' di senjatanya, terinspirasi insiden SMA Negeri 72.
Anggota Polres Tasikmalaya membantu Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri terkait penangkapan dan penggeledahan oleh Densus 88
Pada eklarasi tersebut, sekitar 1.400 orang perwakilan mantan anggota Jamaah Islamiyah siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
DensusĀ 88 Antiteror Polri mengungkapkan peran tiga terduga teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) berinisial RR, MW, AS, yang ditangkap di Sulawesi Tengah, Kamis (19/12).
Berbagai aktivitas tersebut terjadi di tengah fenomena penurunan serangan teroris di Indonesia atau zero terrorist attack sepanjang tahun 2023 sampai 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved