Selasa 13 April 2021, 06:15 WIB

Kebakaran Pasar Minggu, Pemprov DKI Diminta Buat Kios Sementara

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Kebakaran Pasar Minggu, Pemprov DKI Diminta Buat Kios Sementara

Dok MI
Ilustrasi kebakaran

 

IKATAN Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) kembali berduka, khususnya dewan pimpinan wilayah IKAPPI DKI Jakarta. Pada Senin (12/4), pukul 18.30 WIB, terjadi kebakaran di Pasar Minggu, tepatnya di blok C Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Ketua Umum IKAPPI Abdullah Mansuri melihat langsung proses pemadaman yang berlangsung hingga 4 jam itu. Api baru selesai dipadamkan pada pukul 23.52 WIB. Namun, petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan hingga Selasa (13/4) pukul 00.58 WIB.

"Saat ini, IKAPPI telah menerjunkan tim untuk menginvestigasi kebakaran yang terjadi pada malam ini. Informasi sementara, di Blok C Pasar Minggu, terdapat kurang lebih sekitar 380 pedagang kios dan los dan belum diketahui berapa jumlah kerugian atau jumlah yang terbakar," kata Abdullah dalam keterangan resmi.

Baca juga: 392 Kios Terbakar di Pasar Inpres Pasar Minggu

Maka dari itu, IKAPPI meminta Pemprov DKI untuk segera melakukan upaya-upaya dan langkah-langkah percepatan agar pedagang bisa kembali berdagang sebagaimana mestinya.

"Kita ketahui kita memasuki bulan Ramadan yang merupakan bulan panen bagi pedagang pasar. Duka ini sangat besar. Pedagang sangat terpukul karena kita sedang menghadapi ramai-ramainya pembeli ternyata pasar yang ada di Blok C Pasar Minggu terbakar," ujarnya.

Maka ada catatan bagi Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya untuk melakukan beberapa hal. Yang pertama, sesegera mungkin melakukan pendinginan dan pendataan jumlah kios dan los yang terbakar.

Abdullah mengatakan IKAPPI sendiri sedang mengumpulkan data dan data itu akan bisa menjadi pijakan untuk meminta Pemprov DKI segera melakukan upaya-upaya penyelamatan.

"Paling tidak kami mendorong agar Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya bisa melakukan percepatan penampungan sementara agar pedagang korban kebakaran bisa berdagang sebagaimana mestinya. Dan kami meminta agar lapak yang nanti ada itu menjadi lapak yang layak untuk di tempati para pedagang," kata Abdullah.

Kedua, IKAPPI merekomendasikan kepada Pemprov DKI untuk memberikan ganti rugi atas kebakaran yang terjadi karena peristiwa ini menjadi pukulan yang berat bagi pedagang.

"Duka yang mendalam di saat kami sedang melipat gandakan barang dagangan, dagangan kami terbakar. Dua upaya ini diharapkan bisa dilakukan secara serius dan cepat agar bisa meringankan beban para korban pedagang yang ada di Pasar Minggu," tandasnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Belasan Kios Terbakar di Terminal Senen Berhasil Dipadamkan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 19 Mei 2021, 06:47 WIB
PETUGAS pemadam kebakaran berhasil memadamkan kobaran api yang meluluhlantakan belasan kios di Terminal Senen, Jakarta Pusat yang terbakar...
Dok MI

Pemudik tanpa Surat Bebas Covid-19 Diimbau Lapor Polsek

👤Ant 🕔Selasa 18 Mei 2021, 23:58 WIB
Yusri mengatakan Polda Metro Jaya telah menyiapkan fasilitas tes usap antigen gratis bagi para pemudik yang kembali ke...
dok.mi

Jaksa Tuntut Residivis Produksi Gas Melon tak ber-SNI 18 BulanĀ Bui

👤Dede Susianti 🕔Selasa 18 Mei 2021, 21:35 WIB
TERDAKWA utama pelaku produksi tabung gas melon tak berstandar nasional Indonesia (SNI) dituntut 18 bulan penjara oleh jaksa pada Kejari...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berebut Fulus dari JAKARTA

Jawa Barat menjadi primadona pariwisata bagi warga Jakarta. Namun, sejak pembangunan jalan tol dan terhubung dengan tol trans-Jawa
menyebabkan fulus wisatawan Jakarta terbelah.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya