Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Sumber Daya Air DKI Jakarta hingga kini belum mengetahui secara pasti pelaksanaan program normalisasi Kali Krukut. Kali sepanjang 30km lebih itu merupakan penyebab utama banjir di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Pada Sabtu (20/2), kawasan komersial dan perumahan itu terendam banjir hingga setinggi 1,5 meter akibat penyempitan daerah aliran sungai (DAS) Kali Krukut.
Kepala Bidang Pengendalian Banjir Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Ika Agustin mengatakan Kali Krukut bersama dengan kali-kali besar lainnya di Jakarta yakni Kali Ciliwung, Kali Sunter, dan lain-lain berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pengelolaannya.
"Kami belum tahu (normalisasi) Kali Krukut kapan. Karena itu di bawah kewenangan Kementerian PUPR. Sampai saat ini belum ada program (normalisasi)," kata Ika saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (23/2).
Di sisi lain, Ika menjelaskan tahun ini pihaknya kembali fokus untuk melakukan normalisasi di Kali Sunter dan Kali Ciliwung. Untuk Kali Sunter sejak 2013 telah dilakukan normalisasi oleh Mantan Gubernur Joko Widodo dan dilanjutkan oleh Mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama serta Mantan Gubernur Djarot Syaiful Hidayat.
Baca juga: Anies Sebut Kali Krukut Penyebab Banjir di Kemang Hingga Sudirman
Begitu pula dengan normalisasi Kali Ciliwung yang dilakukan sejak 2013 lalu dan sudah ada 17 km DAS yang dinormalisasi oleh Pemprov DKI Jakarta.
"Tahun ini kami akan lanjut dan fokus di Kali Sunter dan Kali Ciliwung," ujar Ika.
Dihubungi terpisah, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Mustajab mengatakan guna mengurangi dampak banjir di Kemang dan kawasan Jakarta Selatan pada umumnya, pihaknya akan terus menggiatkan pengerukan sungai-sungai dan waduk.
"Sudin SDA akan lanjut melakukan pengerukan hingga ke hilir perbatasan Jakarta Pusat, tujuan untuk memperlancar aliran," tukasnya.(OL-5)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebanyak 200 ekskavator telah dikerahkan untuk pengerukan. Sebab, Jakarta diprediksi masih akan diguyur hujan lebat.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proyek normalisasi tiga sungai akan dimulai tahun ini menyusul terjadinya banjir hebat di Jakarta beberapa hari terakhir.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menepis tudingan pihaknya hanya mengulang skema lama dalam menangani persoalan banjir Jakarta.
Langkah seperti operasi modifikasi cuaca (OMC) hanyalah satu dari sekian instrumen penanganan, bukan solusi tunggal.
Upaya mitigasi bencana banjir dan longgor kembali ditegaskan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama yang digelar Korps Marinir TNi AL dan Pemprov Jabar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved