Minggu 17 Januari 2021, 12:11 WIB

Komnas HAM Sebut 6 Pengawal FPI Nikmati Bentrok di Tol Cikampek

Cindy Ang | Megapolitan
Komnas HAM Sebut 6 Pengawal FPI Nikmati Bentrok di Tol Cikampek

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Ilustrasi: Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara memeriksa satu dari tiga mobil yang dikendarai polisi dan enam laskar FPI

 

KETUA Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik membeberkan data soal enam pengawal Rizieq Shihab yang bentrok dengan polisi di Tol Jakarta-Cikampek menikmati kejadian tersebut. Ini diketahui dari rekaman percakapan eks anggota Front Pembela Islam (FPI) itu.

"Sebelum ada tembakan, ada suara yang kelihatan menikmati pergulatan itu, ketawa-ketawa dari voice note. Mereka tertawa-tawa bahwa mereka sudah bisa mengakali (polisi)," kata Ahmad Taufan Damanik dalam diskusi crosscheck from home medcom.id, Minggu (17/1).

Taufan mengatakan polisi yang melakukan pengintaian terhadap rombongan Rizieq sejatinya telah tertinggal jauh. Namun, dua mobil milik pengawal Rizieq sengaja menunggu polisi untuk melakukan provokasi.

"Ini yang di belakang tercecer (dua mobil pengawal Rizieq) kemudian saling senggol-senggolan (dengan mobil polisi). Voice note mengatakan bahasa-bahasa bahwa mereka (eks FPI) memang mau melakukan bertahan dan melawan," ungkap Taufan.

Taufan menuturkan sempat terjadi kontak tembak antara polisi dengan eks anggota FPI. Dari rekaman percakapan eks anggota FPI, diketahui ada anggota yang menangis karena terkena tembakan.

"Setelah ada tembakan, ada yang menangis karena terkena tembakan. Kemudian ada yang mengatakan serang balik," ujar dia.

Baca juga:  Penembakan Anggota FPI, Polri masih Tunggu Rekomendasi Komnas HAM

Dua eks anggota FPI meninggal akibat kontak tembak tersebut. Komnas HAM menilai insiden tembak menembak tersebut tidak bisa dikatakan sebagai pelanggaran HAM.

"Karena tembak menembak terjadi, polisi tentu punya diskresi untuk melakukan tindakan seperti itu karena ada pihak lain yang melakukan provokasi dan tembakan," ungkap Taufan.

Rekonstruksi mengungkap baku tembak antara laskar FPI dan polisi bermula dari gesekan di depan Hotel Novotel, Jalan Interchange, Karawang, Jawa Barat. Kendaraan polisi sempat dipepet mobil Toyota Avanza milik anggota FPI hingga ke pinggir jalan.

Toyota Avanza itu langsung kabur setelah memepet mobil petugas. Kemudian, mobil Chevrolet Spin berisi enam anggota FPI dari arah belakang berhenti di depan kendaraan polisi.

Empat anggota FPI keluar dari mobil. Mereka menenteng senjata tajam lalu memukul mobil polisi. Polisi lalu keluar dari mobil dan melepaskan tembakan peringatan.

Tembakan ini membuat empat anggota FPI kembali ke dalam mobil. Dua orang yang berada di dalam mobil Chevrolet Spin melepaskan tiga tembakan ke arah mobil polisi saat melaju ke Jembatan Badami menuju Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek.

Baku tembak dan kejar-kejaran sempat terjadi di Jembatan Badami. Mobil Chevrolet Spin anggota FPI kemudian masuk Tol Jakarta-Cikampek menuju Rest Area KM 50.

Mobil milik anggota FPI itu diadang saat keluar Rest Area KM 50. Sebanyak empat polisi mengempung mobil Chevrolet Spin tersebut. Empat anggota FPI ditangkap.

Saat polisi memeriksa mobil, dua anggota FPI sudah tewas. Kedua anggota FPI itu diduga terluka saat insiden baku tembak di Jembatan Badami, Karawang, Jawa Barat.

Sebanyak empat anggota FPI yang ditangkap tidak diborgol saat dibawa mobil polisi. Tiga anggota FPI duduk di kursi paling belakang dan satu anggota duduk di sebelah polisi di bagian tengah mobil.

Saat mobil polisi melaju tak jauh dari Rest Area, tepatnya KM 51 Tol Jakarta-Cikampek, keempat anggota FPI itu mencoba merebut senjata api milik polisi. Aksi itu direspons dengan tembakan.(OL-5)

Baca Juga

dok.mi

Stres Dalih Mantan Muncikari Artis Robby Abbas pakai Narkoba

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 05 Maret 2021, 20:02 WIB
MANTAN muncikari artis Robby Abbas mengaku mengonsumi narkoba, karena banyak...
Antara/Aprilio Akbar

TransJakarta Dinobatkan Sebagai BUMD Terbaik 2021

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 05 Maret 2021, 19:35 WIB
TransJakarta berhasil memenangkan penghargaan untuk kategori Indonesia Best BUMD Awards 2021 on Leading Digital Innovation Programs to...
MI/M IRFAN

Datangi Balai Kota DKI, Korban Banjir Tuntut Ganti Rugi ke Anies

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 05 Maret 2021, 18:09 WIB
Warga korban banjir DKI Jakarta mendatangi Balai Kota untuk mengajukan keberatan atas penanganan banjir 2021 yang dilakukan Gubernur Anies...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya