Jumat 11 Desember 2020, 17:55 WIB

GIS Donasikan APD ke Tiga Puskesmas di Depok, Bekasi dan Serang

Kisar Rajagukguk | Megapolitan
GIS Donasikan APD ke Tiga Puskesmas di Depok, Bekasi dan Serang

Istimewa
Penyerahan bantuan APD oleh PT GIS untuk tenaga medis di puskesmas.

 

SEBAGAI  bentuk kepedulian terhadap tenaga medis dan paramedis, perusahaan distributor baja PT Gunung Inti Sempurna (GIS), memberikan bantuan 900 set alat pelindung diri (APD). Bantuan diberikan kepada tiga Puskesmas, yaitu Puskesmas Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, Bekasi, Puskesmas Kedaung, Kecamatan Sawangan, Depok, dan Puskesmas Kopo, Kabupaten Serang.

“Tenaga medis dan paramedis merupakan garda terdepan dalam upaya memutus rantai pandemi Covid-19. Dalam melaksanakan tugas, mereka harus selalu dilindungi APD. Itu sebabnya, kami memberi bantuan APD baju hazmat kepada tiga Puskesmas di Depok, Bekasi, dan Serang,” kata Liwa Supriyanti Direktur Gunung Inti Sempurna dalam keterangannya kepada media,Jumat (11/12/2020).

Melalui bantuan tersebut, Liwa berharap, tenaga medis bisa terlindungi dari kemungkinan infeksi virus penyebab Covid-19. Dengan demikian, mereka tetap optimal dalam melaksanakan tugas yang memiliki risiko sangat tinggi tersebut.

“Dengan demikian, diharapkan pula bisa membantu mempercepat pemutusan rantai pandemi Covid-19,” kata Liwa.

Liwa menambahkan, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, Gunung Inti Sempurna bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) JARAK, yang selama ini memang concern terhadap kaum marjinal, termasuk kesehatan. “JARAK yang mengerti kondisi di lapangan, sehingga tahu persis Puskesmas mana yang sangat membutuhkan APD,” lanjutnya.

Seusai menerima bantuan, Ketua Koordinator Tim Covid-19 Puskesmas Ciketing Udik, dr. Avissa Mada Vasthi mengatakan, bahwa pemberian APD berupa baju hazmat, sangat penting bagi Puskesmas Ciketing Udik.

"Untuk menjaga diri dan mencegah penularan. Selain itu, juga untuk memperlancar pelayanan kepada masyarakat, terutama saat melaksanakan Rapid Test dan Swab, karena kami wajib memakai APD lengkap," kata Avissa.

Kebutuhan baju hazmat di Puskesmas Ciketing Udik, lanjut Avissa, juga cukup besar. Pasalnya, jumlah tenaga kesehatan yang terlibat dalam Tim Covid-19 juga banyak, sekitar 15 orang. Artinya, ketika pada hari tersebut harus melayani tes Swab, maka seluruh anggota tim harus memakai APD lengkap, termasuk baju hazmat. "Dan APD kan harus sekali pakai, disposable, tidak bisa didaur ulang. Setelah pakai harus dibuang," lanjutnya.

Makanya, lanjut Avissa, pemberian bantuan APD dari PT Gunung Inti Sempurna sangat berarti. "Dan saya harap bisa menjadi benchmark bagi perusahaan lain, agar mereka juga aware kepada tenaga kesehatan," tutup Avissa.

Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Kedaung, Sawangan, Ayu Nuki Wahyuni, juga menyampaikan apresiasi kepada PT GIS, atas bantuan APD berupa baju hazmat." Tanpa APD, kami tidak bisa memberi pelayanan kepada masyarakat. Setiap hari, kami membutuhkan setidaknya 8 baju hazmat," lanjut Ayu.

Pentingnya baju hazmat, karena dalam beberapa pelayanan, memang mewajibkan pemakaian APD tersebut. Apalagi Puskesmas Kedaung tidak hanya memberikan pelayanan terkait pemeriksaan Swab dan Rapid Test, namun juga persalinan (partus) dan juga kunjungan ke rumah warga untuk melakukan tracing terkait pandemi Covid-19. "Semua kegiatan pelayanan kesehatan tersebut membutuhkan baju hazmat. Makanya pemberian bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami," pungkas Ayu. (OL-13)

Baca Juga

dok.wikipedia

Ruhut: Oknum Penyidik Polres Jakut Diduga Ganjal Kasus Penipuan Gadget

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 08 Desember 2021, 16:43 WIB
DUGAAN oknum anggota Polres Metro Jakarta Utara wilayah hukum Polda Metro Jaya yang dilaporkan ke Kapolri Jenderal akhirnya...
DOK ASTRA

Tingkatkan Ketahanan Masyarakat, Astra Dukung Sayembara Kampung Tangguh Jaya 2021

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 16:29 WIB
Kegiatan ini merupakan wujud dukungan Astra dalam membentuk ketahanan masyarakat terhadap pandemi COVID-19 di tingkat RT dan RW melalui...
ANTARA/Pavlo Gonchar / SOPA Images via Reuters/Sipa USA/pri.

Wagub DKI Akan Cek Informasi 4 Warga DKI Terpapar Omicron

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 08 Desember 2021, 15:57 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menepis adanya empat orang warga Kabupaten Bekasi yang terpapar virus Covid-19 varian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya