Kamis 03 Desember 2020, 15:17 WIB

PSI Tegaskan tak Pernah Setujui Kenaikan Anggaran RKT 2021 DKI

Hilda Julaika | Megapolitan
PSI Tegaskan tak Pernah Setujui Kenaikan Anggaran RKT 2021 DKI

ANTARA
DPRD Provinsi DKI Jakarta.

 

PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) sudah menegaskan penolakan kenaikan anggaran Rencana Kerja Tahunan (RKT) 2021 DKI. Hal ini menurut Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, August Hamonangan, posisi PSI yang sah disampaikan di pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD DKI mengenai anggaran RKT ini.

“Untuk itu kami perlu tegaskan, pandangan umum adalah hasil akhir yang kami sampaikan. Walaupun sebelumnya disampaikan ada proses-proses yang mana wakil kami ada di dalam pansus RKT. Kembali kami tegaskan bahwa di pandangan umum rapur itu lah hasil akhir bahwa kami menolak atau tidak setuju adanya kenaikan RKT,” kata Augus di Konperensi Pers secara virtual, Kamis (3/12).

Baca juga: Ngaku Salah, Tommy Sumardi Tak Ajukan Saksi Meringankan

August pun menegaskan kembali kalau Fraksi PSI tidak pernah menyetujui kenaikan anggaran RKT tersebut. Menurutnya, sebagai fraksi PSI selalu berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai PSI.

“Untk itu hal ini supaya tidak simpang siur, tidak pernah ada kami iyakan adanya kenaikan tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco menyebut Fraksi Partai Solidaritas Indonesia membohongi masyarakat. Kebohongan itu dibuat ketika PSI menolak usulan kenaikan pendapatan anggota dewan.

Menurut dia, dalam Pansus Rencana Kerja Tahun (RKT) 2021 yang membahas rencana kerja dan anggarannya serta nilai gaji dan tunjangan, anggota Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo justru menyetujuinya.

Namun, August menjelaskan saat itu pembahasan Pansus RKT muncul secara tiba-tiba. Waktu pembahasan terbilang cepat selama 1-2 pekan. Dalam perjalanannya, ada pembahasan kenaikan pendapatan oleh anggota dewan. Menurut August, ini perlu waktu untuk mengkajinya. Namun, karena waktu yang menurutnya terlalu mepet, pihaknya tak mendapatkan kejelasan aturan yang lebih rinci.

“Dan juga sampai pada adanya pandangan umum waktu rapat paripurna jelas-jelas kami sampaikan kami menolak, tidak setuju, dengan kenaikan pendapatan DPRD yang ada di dalam RKT,” pungkasnya. (OL-6)
 

Baca Juga

MI/Andri W

Transjakarta Sediakan Feeder Khusus Rute Harmoni – Pasar Baru

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 20 Januari 2021, 21:22 WIB
TRANSJAKARTA menyediakan feeder atau bus pengumpan khusus untuk rute Harmoni – Pasar Baru. Layanan tersebut resmi beroperasi mulai...
Antara

Urus Tilang di Kota Tangerang Cukup Dari Rumah

👤Sumantri 🕔Rabu 20 Januari 2021, 21:15 WIB
MASYARAKAT yang kena tilang di Kota Tangerang cukup menunggu di rumah untuk menyelesaikan administrasinya. Jika mengurus ke Kejaksaan...
MI/Dede Susianti

Menko PMK :Siapkan Langkah Penanganan Banjir Bandang Puncak

👤Dede Susianti 🕔Rabu 20 Januari 2021, 20:50 WIB
"Saya datang ke sini juga dalam rangka untuk memastikan bahwa nanti akan ada langkah- langkah kongkrit dari pihak PTPN dan pihak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya