Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PENERIMAAN Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta menurun akibat pandemi covid-19. Realisasi penerimaan APBD DKI hingga akhir Juni 2020 tercatat Rp23,88 triliun, atau baru 29,04% dari target sebesar Rp82,19 triliun.
Sampai akhir Juni 2020, belanja daerah sebesar Rp19,86 triliun atau 24,95% dari target sebesar Rp79,61 triliun. Realisasi belanja mencakup belanja tidak langsung 32,46% dan belanja langsung 19,15%.
Dalam rapat paripurna terkait rancangan APBD-P 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan kondisi makro ekonomi dan pelaksanaan APBD per Juni 2020.
Baca juga: Naikkan UMP DKI 2021, Ini Alasan Anies
"Secara umum, penambahan anggaran dilakukan pada jenis belanja tidak terduga dari belanja tidak langsung, yang semula Rp188 miliar menjadi Rp5,19 triliun, atau naik lebih dari 27 kali lipat. Ini dalam rangka percepatan penanganan covid-19," ungkap Anies, Selasa (3/11).
Pengurangan anggaran dalam postur APBD-P 2020 juga dilakukan untuk meningkatkan efisiensi. Seperti rasionalisasi belanja pegawai penghematan anggaran belanja barang atau jasa sekitar 50%. Khususnya, untuk perjalanan dinas, barang pakai habis untuk keperluan kantor, cetak dan penggandaan, hingga pakaian dinas dan atribut.
Baca juga: DPRD DKI Tagih Rancangan APBD Perubahan 2020
Berikut, penghematan anggaran perawatan kendaraan bermotor, sewa rumah atau gedung, sewa sarana mobilitas, sewa alat berat, jasa kantor, jasa konsultasi, tenaga ahli atau narasumber, sampai makanan dan minuman di kantor maupun luar kantor. Kemudian, pengurangan kegiatan sosialisasi, workshop, bimbingan teknis, pelatihan dan FGD, serta pertemuan lain yang mengundang banyak orang.
Rasionalisasi juga dilakukan pada belanja modal sekitar 50%. Itu dengan mengurangi pengadaan kendaraan dinas atau operasional, pengadaan mesin dan alat berat, pengadaan tanah, hingga renovasi ruangan atau gedung. Pemprov DKI juga menunda pembangunan gedung baru dan infrastruktur lain pada tahun berikutnya.(OL-11)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memangkas anggaran subsidi Transjakarta hingga Rp1,1 triliun pada 2026 seiring turunnya total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Dengan capaian tersebut, APBD tahun 2025 mencatatkan surplus sebesar Rp41,7 triliun. Sementara itu, net pembiayaan daerah pada tahun yang sama mencapai Rp67,1 triliun.
Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang APBD Tahun Anggaran 2026 resmi diundangkan pada 23 Desember 2025.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan Pemprov DKI Jakarta tengah merevitalisasi sejumlah ruang publik, namun tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved