Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
AIR tanah akan tetap tercemar jika realitasnya pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi di Ibu Kota tidak disertai perbaikan sistem pengelolaan pembuangan air limbah domestik. Pembangunan sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat (SPALD-T) skala perkotaan dan permukim an pun menjadi solusi untuk menjawab persoalan tersebut.
Sistem itu nantinya terdiri dari pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan jaringan perpipaan. Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan keberadaan IPAL dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan akses pelayanan air limbah, perbaikan kualitas lingkungan pada air permukaan dan air tanah, serta menjadi sumber alternatif air baku sebagai sumber air bersih di lingkungan masyarakat.
“Selain itu, perbaikan dan pengembangan sistem pengelolaan air limbah terpusat dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan. Keberadaan IPAL ini juga dapat mencegah timbulnya penyakit bawaan air (water borne disease) yang disebabkan buruknya kualitas air permukaan dan air tanah,” ujar Juaini, kemarin.
SPALD-T skala perkotaan dapat mengelola air limbah domestik di lingkup perkotaan/regional dengan minimal layanan 20 ribu jiwa. Bahkan, cakupan pelayanan SPALD-T komunal skala permukiman juga dapat mengelola air limbah domestik untuk melayani 500 jiwa sampai 6.000 jiwa untuk setiap SPALD-T permukiman yang terbangun. Ada pula skala kawasan tertentu yang mencakup kawasan ko mer sial dan kawasan rumah susun.
Hal tersebut, terang Juaini, dilakukan sesuai Peraturan Menteri PU-Pera No 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik, sebagai pedoman bagi penyelenggara SPALD untuk memberikan pelayanan pengelolaan air limbah domestik kepada seluruh masyarakat.
“Kami juga bekerja sama dengan PD PAL Jaya untuk meningkatkan sanitasi bagi masyarakat dengan mengolah air limbah domestik sistem setempat melalui revitalisasi tangki septik,” tandasnya. (Put/J-2)
Cakupan layanan air bersih PDAM Tirta Asasta telah mencapai 23% dari total kebutuhan warga Kota Depok
Green mindset yang diusung Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, merupakan langkah strategis dan visioner untuk menjamin keberlanjutan layanan air bersih di Jakarta.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved