Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan protokol kesehatan tetap berlaku di posko pengungsian banjir di beberapa wilayah. Data dari unit Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (PDIK) BPBD DKI per pukul 06.00 WIB terdapat empat lokasi posko pengungsian yang disiapkan yakni di musala Riyadhul Saadah, Kelurahan Kembangan Utara, PT Delta Laras Wisata, RW.07 Kelurahan Rawajati, Puskesmas Rawajati 2, RW.07 Kelurahan Rawajati, dan halaman Rumah Dinas, RW.07 Kelurahan Rawajati.
"Tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan," kata Kepala PDIK M. Insyaf dalam keterangan resminya, Selasa (22/9).
Warga yang berada di lokasi pengungsian masih tetap sama yakni 15 orang.
"Warga diimbau memakai masker menjaga jarak dan disiapkan untuk cuci tangan dan dikoordinasikan oleh wilayah terdampak," ujarnya.
baca juga: 15 orang Mengungsi Akibat Banjir di Jakarta Barat
Sebelumnya, banjir masih menggenangi beberapa wilayah di Jakarta. Banjir diakibatkan hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur Ibu Kota dan sekitarnya serta tingginya debit air Kali Ciliwung. Tinggi muka air Kali Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor pada Senin (21/9) sempat naik hingga 240 cm dan berstatus Siaga 1 pada pukul 18.00.(OL-3)
Curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi pada Rabu (1/4) pagi membuat ruas jalan di daerah itu tergenang air sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved