Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN di Gedung Utama Kejaksaan Agung RI telah berhasil dipadamkan. Kini, pihak pemadam kebakaran tengah melakukan proses pendinginan.
"Proses pendinginan untuk pagi ini," kata Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Mulat Wijayanto, Minggu (23/8).
Setidaknya 65 unit mobil kebakaran termasuk 2 unit mobil brontho sky lift dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang melahap Gedung Utama Kejaksaan Agung tersebut.
"Perambatan besar terjadi pukul 00.50 dan 02.00 dini hari tadi, dan menjalar ke seluruh sisi area gedung," ujarnya.
Baca juga: MAKI Sayangkan Rendahnya Mitigasi Gedung Penegak Hukum
Diketahui, tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut, sementara terkait penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Sebelumnya, kebakaran di Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) atau tepatnya di Jalan Sultan Hasanudin Dalam No. 1, Kel. Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terjadi pukul 19.10 WIB.
Jaksa Agung ST Burhanuddin memastikan berkas perkara dan tahanan aman dari kebakaran yang melanda di Kejaksaan Agung.
"Berkas perkara tidak ada di sini, bukti juga tidak ada di sini. Hanya SDM yang di sini (gedung utama). Tahanan yang ada di belakang juga aman," kata Jaksa Agung, Sabtu (22/8).(OL-5)
Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung akan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
Fakta persidangan telah membuktikan nilai Rp 2,9 triliun bukanlah kerugian negara. Nilai itu adalah pembayaran Pertamina atas penyewaan tangki BBM milik PT OTM.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Tim kuasa hukum Martin Haendra Nata menegaskan bahwa seluruh tindakan kliennya dalam perkara tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina telah dijalankan sesuai prinsip GCG.
Anang mengajak masyarakat turut memantau semua proses RJ yang terjadi di Indonesia. Jika mengendus adanya transaksional, masyarakat diharap melapor.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved