Rabu 24 Juni 2020, 12:23 WIB

Di Tengah Pandemi, Pengendalian Banjir Jakarta Jalan Terus

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Di Tengah Pandemi, Pengendalian Banjir Jakarta Jalan Terus

ANTARA
Banjir di Jakarta

 

SEJUMLAH pembangunan infrastruktur di Jakarta terhenti akibat wabah Covid-19 yang menyebabkan minimnya pemasukan ke kas daerah. Meskipun demikian, Pemprov DKI Jakarta tidak menghentikan program pengendalian banjir selama wabah Covid-19. 

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf menyebut program pengendalian banjir Jakarta terus berjalan. Program-program yang terus berjalan yakni program rutin seperti pengurasan lumpur atau sedimentasi dari saluran-saluran air, kali, maupun waduk dan embung di seluruh Jakarta.

Baca juga: Kasatpol PP Sebut CFD Akan Digelar di Tiap Wilayah

"Jalan terus. Petugas kita di lapangan nggak ada yang berhenti. Program rutin kita jalan terus seperti pengurasan, pengerukan baik yang pakai alat biasa, pakai alat berat di waduk itu jalan terus," kata Juaini saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (23/6).

Sementara itu, untuk program lainnya seperti naturalisasi sungai yang masih akan berlanjut yakni di Kanal Banjir Barat di dekat Stasiun BNI City dan Hotel Shangrilla. "Naturalisasi lanjut terus di KBB," ucapnya.

Di sisi lain, ia menegaskan tidak ada anggaran pengendalian banjir yang dipangkas karena Covid-19. Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga kini tidak menyebut ada pemotongan anggaran bagi pengendalian banjir.

Menurutnya, ada beberapa pembangunan rumah pompa seperti di Kali Angke dan Teluk Gong untuk mengendalikan banjir di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta utara yang direncanakan digeber tahun ini. Lelang pun sudah diajukan ke Badan Penyedia Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI.

"Yang ada hanya ditunda. Perencanaan lelang untuk bangun rumah pompa dan lain-lain kita sudah siap semua diajukan ke BPPBJ. Tapi kan uangnya belum ada karena pemasukan belum maksimal. Sektor-sektor ekonomi baru dibuka sekarang. Nah, kita harap di APBD Perubahan nanti uangnya ada karena ekonomi mulai membaik ya proyeknya bisa jalan," tukasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menegaskan tidak ada pembangunan infrastruktur baru di sisa tahun 2020 karena anggaran DKI akan diprioritaskan untuk penanganan Covid-19. Namun, Anies menjanjikan tidak ada pemangkasan pada anggaran pengendalian banjir. (OL-6)

Baca Juga

MI/Kisar Rajagukguk

Krisis Lahan Pemakaman Jenazah Covid Bukan Hanya di Jakarta

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 24 Januari 2021, 00:50 WIB
WAGUB DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan, masalah krisis lahan pemakaman jenazah pasien Covid-19 bukan hanya di Ibu Kota, melainkan...
dok.mi

RSUD Depok Tak Bisa Lagi Tampung Pasien Covid-19

👤Kisar Rajagukguk 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 23:45 WIB
RSUD Kota Depok sudah terisi penuh pasien positif covid-19 dengan gejala berat. Warga diminta disiplin protokol kesehatan dan jangan ...
Ilustrasi

Manfaatkan PPKM, Pengedar Paket Besar Diciduk Polisi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 20:45 WIB
Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap seorang pemuda berinisial S (22) di kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya