Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Jumlah kendaraan yang melintas melalui jalan tol pada arus mudik tahun ini menurun jauh jika dibandingkan tahun lalu.
Menurut Corporate Communications PT Jasa Marga Dwimawan Heru jumlah kendaraan yang melintas jalan tol saat arus mudik tahun ini berkurang hingga 62% dibandingkan tahun lalu.
"Karena ada larangan mudik, jumlah kendaraan yang melintas menurun 62%," kata Heru dalam konferensi pers daring Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) bertema 'Arus Balik Mudik Lebaran di Masa Pandemi Covid-19' pada Rabu (27/5).
Pada H-7 hingga H-1 arus mudik tahun lalu, jumlah kendaraan yang melintas di empat gerbang tol (GT) utama mencapai 1.214.305 unit kendaraan dengan rincian: GT Cikupa sebanyak 274.288 unit, GT Ciawi sebanyak 192.200, GT Cikampek Utama 533.528 unit, dan GT Kalihurip Utama sebanyak 214.289 unit.
Baca juga: 64 Permohonan SIKM Masih Diproses DPMPTSP
"Tahun lalu bahkan kita mencapai rekor tertinggi selama melayani arus mudik, yakni ada 160 ribu kendaraan per hari yang dilayani. Itu tepatnya di Semarang. Kini kondisinya sangat berbanding terbalik pada tahun ini," kata Heru.
Sementara itu, tahun ini hanya 465.582 unit kendaraan yang melintas jalan tol pada H-7 hingga H-1 Lebaran. Rinciannya: GT Cikupa sebanyak 157.926 unit, GT Ciawi sebanyak 127.859, GT Cikampek Utama 103.440 unit, dan GT Kalihurip Utama sebanyak 76.357 unit.
Untuk transaksi tertinggi terjadi pada H-4, yakni 20 Mei. Ada 92.668 kendaraan yang melalui jalan tol pada hari itu.
Sementara pada arus balik hingga 26 Mei terhitung turun 66%. Hingga kemarin hanya ada 111.022 kendaraan yang melintas. Padahal pada periode yang sama tahun lalu ada 326.572 unit kendaraan yang melintas jalan tol. (OL-14)
Emosi yang tidak stabil saat macet sering kali memicu pengemudi bertindak agresif, seperti bermanuver zigzag atau menyalip melalui bahu jalan.
Kendaraan yang bergerak menuju wilayah timur Trans Jawa masih terlihat cukup tinggi yakni sebanyak 40.904 kendaraan.
INDONESIA Investment Authority (INA) berkomitmen bukan hanya sebagai penyedia modal, melainkan juga sebagai agen perubahan tata kelola dan operasional di proyek-proyek strategis.
Pembukaan fungsional ruas tol Sibanceh Seksi 1 ini diharapkan menjadi jalur vital untuk distribusi bantuan kemanusiaan dan mempercepat waktu tempuh kendaraan tanggap darurat.
Ia menjelaskan, saat ini belum terdapat jalur alternatif arteri karena kawasan sekitar masih tergenang.
Pembangunan Tol Layang Cikunir-Karawaci senilai Rp37 triliun diharapkan membuka ribuan lapangan kerja dan meningkatkan konektivitas Jabodetabek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved