Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 507 orang warga Kota Depok positif virus korona atau covid-19.
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan korona atau covid-19 Pemerintah Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, hari ini, Minggu (24/5), ada penambahan angka positif virus covid-19 sebanyak 13 kasus sehingga angka positif covid-19 di Kota Depok menjadi 507 kasus.
"Ini adalah penambahan positif Covid-19 tertinggi dalam sehari semenjak kasus merebak di Kota Depok," ungkap Dadang.
Dadang mengatakan, dengan penambahan tersebut, maka dari hari sebelumnya yang tercatat 494 orang bertambah menjadi 507.
Baca juga: Anies Ingatkan Warga DKI Disiplin PSBB
Menurut Dadang, penambahan kasus positif hari ini berasal dari tindak lanjut swab tes laboratorium.
"Pertambahan angka ini dari tindak lanjut swab tes di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Depok dan PCR di Laboratorium Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)," ujarnya.
Kemudian, pasien sembuh juga bertambah 1 orang dari sebelumnya 118 menjadi 119 orang. Adapun kasus kematian bertambah 1 orang hingga menjadi 24 orang.
Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (OPD) hingga saat ini mencapai 3669 kasus. Kemudian yang menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 1397 kasus dan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 1619 kasus.
Sedangkan kasus PDP yang meninggal hingga saat ini ada 68 orang.
Menurut Dadang, kasus meninggal PDP belum bisa disebut positif covid-19 atau negatif karena pasien sudah meninggal sebelum keluar hasil pemeriksaan dari laboratorium. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved