Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
Kawasan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, masih tergenang banjir hingga 1,5 meter akibat luapan Sungai Ciliwung.
Ketua RW 07 Mamad Sahroni, mengatakan banjir tersebut mulai menggenangi mulai Kamis (21/5) sekitar pukul 02.00 WIB.
"Ini sudah mulai surut sih, tapi masih 1,5 meter. Kalau semalam sampai 2 meter," kata Mamad Sahroni di Jatinegara, Jakarta Timur.
Baca juga: Di Tengah PSBB Covid-19, 20 RW di Jakarta Terendam Banjir
Warga, ungkap Mamad, tetap bertahan di rumahnya masing-masing meski kawasannya terendam banjir. "Enggak ada yang mengungsi, bertahan di lantai dua masing-masing. Untuk logistik masih bisa terpenuhi, warga yang sakit juga enggak ada," ujarnya.
Banjir tersebut imbas debit air kiriman dari Bogor, Depok, Jawa Barat. Selain itu juga hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak beberapa hari terkahir.
Baca juga: Hujan Lebat di Jakarta, Ini Titik Banjir yang Harus Diwaspadai
Mamad menuturkan sebelum air merendam kawasan RW 07 Bidara Cina, warga sudah mengetahui akan adanya banjir melalui informasi yang disampaikan, karena debit di Bendung Katulampa, Jawa Barat naik statusnya menjadi siaga 3, sehingga warga memindahkan perabotan rumah ke lantai dua rumah.
Dia belum dapat memprediksi kapan banjir tersebut akan surut, karena tergantung intensitas curah hujan di Bogor, Depok, dan Jakarta.
"Karena beberapa hari ini Bogor juga hujan deras, belum tahu kapan surutnya. Tapi mudah-mudahan sih cepat surut, asal enggak hujan lagi saja," tuturnya.
Curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi pada Rabu (1/4) pagi membuat ruas jalan di daerah itu tergenang air sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved