Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya (PMJ) mencatat 17.659 kendaraan yang ditindak terkait larangan mudik Lebaran 2020.
Belasan ribu kendaraan diminta untuk berbalik arah saat hendak keluar dari wilayah Jabodetabek.
"Sampai saat ini, ada 17.659 kendaraan yang diminta putar balik," kata Dirlantas PMJ, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, dalam keterangan resmi, Rabu (13/5).
Baca juga: Berikut Daftar Check Point Larangan Mudik se-Jabodetabek
Data tersebut merupakan akumulasi pelanggar yang tercatat sejak pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2020 pada Jumat (24/4) hingga Selasa (12/5) kemarin.
Berdasarkan data Ditlantas PMJ, mayoritas pelanggaran terjadi di jalur arteri dengan total 7.609 kendaraan. Sementara itu di Gerbang Tol Cikarang Barat, total pelanggar yang ditindak sebesar 6.048 kendaraan. Sedangkan akumulasi di Gerbang Tol Cikupa dan Gerbang Tol Bitung mencapai 4.002 kendaraan.
Pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2020 dengan mendirikan 18 pos pemantauan terpadu. Dua pos berlokasi di Cikarang Barat dan Cikupa (sebelumnya Bitung), sedangkan 16 sisanya tersebar di jalur arteri perbatasan.
Baca juga: Mudik Dilarang, Polda Metro Majukan Operasi Ketupat
Pihak kepolisian melakukan penyekatakan jalan dan memeriksa kendaraan. Bagi kendaraan yang kedapatan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek untuk mudik, diminta putar balik ke rumah masing-masing.
Travel gelap yang kedapatan mengangkut penumpang, akan dikenai sanksi sesuai Pasal 308 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Sambodo menegaskan pihaknya tidak segan memecat anggota di lapangan, jika ketahuan menerima sogokan dari pemudik di pos penjagaan.
“Kalau masyarakat bisa menyampaikan buktinya, videonya pasti kita akan tindak tegas. Kita tidak main-main masalah mudik,” tandas Sambodo.(OL-11)
KALANGAN aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, dilarang menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk keperluan mudik pada Idulfitri 1443 Hijriyah.
Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengaku, saat ini harga Tanda Buah Segar (TBS) milik petani sawit sudah anjlok ke Rp1000 akibat kebijakan larangan ekspor.
Budi menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan terhadap operasi angkutan bus maupun travel gelap.
Meski pemerintah sudah mengizinkan diharapkan masyarakat tidak terlalu bereforia mengingat pandemi ini belum usai.
Untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga penyebaran covid-19.
"Kami minta masyarakat bersabar dan tidak mudik Iduladha tahun ini. Lindungi diri, keluarga dan orang di sekitar kita dari bahaya covid-19,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved