Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan, secara khusus, meminta warga ibu kota untuk benar-benar mengikuti kebijakan pemerintah agar melakukan jaga jarak fisik (physical distancing). Hal ini karena tingkat penyebaran corona virus disease 19 (Covid-19) di DKI Jakarta masih cukup tinggi.
Langkah physical distancing, menurut Anies, adalah tepat karena dapat mencegah penularan jika dilakukan dengan serius.
"Kalau kita perhatikan, lonjakan angka kasus cukup besar. Karena itu, kepada seluruh masyarakat, untuk serius dalam melaksanakan pembatasan jaga jarak atau biasa disebut sekarang physical distancing untuk mencegah penularan. Jadi ini harus dikerjakan secara amat serius," terang Anies di Balai Kota, Senin (30/3).
Baca juga: 81 Tenaga Medis di Jakarta Terpapar Covid-19
Lebih lanjut, Anies menyampaikan semakin meningkatnya jumlah warga DKI Jakarta yang positif Covid-19, bahkan hingga meninggal, menunjukkan situasi di Jakarta sudah sangat mengkhawatirkan.
“Sebanyak 283 itu bukan angka statistik. Itu adalah warga kita yang bulan lalu sehat, bisa berkegiatan. Mereka punya anak, mereka punya istri, punya saudara, dan ini semua harus kita cegah pertambahannya dengan secara serius melakukan pembatasan. Tinggallah di rumah dan disiplin menjaga jarak. Lindungi diri, keluarga, lindungi tetangga, lindungi semua,” tegasnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berharap dengan warga yang disiplin menjalankan jaga jarak serta pembatasan aktivitas, angka kematian akibat wabah ini dapat berkurang signifikan.
“Jangan sampai Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang mengurusi makam ini punya angka yang lebih tinggi lagi. Mari kita punya tanggung jawab semuanya. Ini kenapa kami merasa perlu untuk menyampaikan pesan yang amat kuat pada seluruh masyarakat soal ini,” pesannya. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved