Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI ditetapkannya status DKI Jakarta sebagai Tanggap Darurat Bencana Pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran virus korona, salah satunya melalui imbauan bekerja di rumah.
Imbauan yang dikeluarkan melalui Surat Edaran No 14/SE/2020 tentang Imbauan Bekerja di Rumah tersebut efektif menurunkan jumlah penumpang MRT Jakarta selama satu pekan ini.
Tercatat jumlah penumpang MRT Jakarta mulai Senin (23/3) sampai dengan Kamis (26/3) secara berturut-turut 13 ribu, 10 ribu, 2 ribu (hari libur), dan terakhir di angka 9 ribu penumpang dalam satu hari.
Baca juga: Pelayanan SIM Keliling Ditutup Sementara
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan terjadi penurunan jumlah penumpang yang sangat signifikan,
“Dilihat dari data sepekan ini, penurunan jumlah penumpang mencapai 90%,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (27/3).
Selain itu, William juga terus berupaya memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran virus korona di lingkungan MRT Jakarta.
“Kami akan terus memantau dan melakukan evaluasi kebijakan terkait operasional MRT Jakarta selama masa tanggap darurat bencana pandemi ini,” lanjut William.
Ia juga menambahkan, apabila jumlah penumpang terus menurun, PT MRT Jakarta akan kembali memperlambat waktu kedatangan kereta yang saat ini 10 menit menjadi 20 menit. Sebelumnya, waktu tunggu kereta atau headway sudah diperlambat dari semula 5 menit menjadi 10 menit.
“Apabila jumlah penumpang semakin mengalami penurunan, mulai Senin (30/3), kita akan memberlakukan pola operasi kereta dengan headway 20 menit sepanjang waktu operasi," tambahnya.
PT MRT Jakarta (Perseroda) terus mengimbau masyarakat untuk bersama-sama cegah penyebaran virus korona dengan tidak beraktivitas di luar rumah apabila tidak ada kebutuhan yang mendesak, terus jaga kesehatan dan kebersihan diri (personal hygiene), serta selalu terapkan jarak fisik (physical distancing) dengan menjaga jarak 1 meter dengan warga lainnya. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved