Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI meniadakan kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah selama dua minggu per Senin (16/3).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan persentase anak terkena virus korona (Covid-19) cenderung sedikit. Namun, anak-anak berpotensi menjadi perantara atau pembawa virus (carrier).
Baca juga: Nomor Darurat Covid-19 Milik Pemprov DKI Sulit Diakses
"Jadi meskipun mereka tidak terjangkiti, angkanya kecil, tapi mereka bisa menularkan dari satu penderita ke penderita lainnya," terang dia di Balai Kota DKI, Sabtu (14/3).
Baca juga: DKI Tunda Ujian, Anies Pastikan Nadiem Beri Lampu Hijau
Alasan kedua, KBM umumnya melibatkan orang dewasa, seperti penjemputan anak. Artinya, ada intensitas pertemuan orang dewasa.
"Jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan menyiapkan materi belajar jarak jauh yang beberapa waktu yg lalu sudah persiapan. Insyaallah bisa dilaksanakan," imbuh dia.
Baca juga: Manajemen Ancol Berlakukan Refund Tiket
Bahan pembelajaran untuk guru, orangtua, dan murid akan disiapkan.
Pemprov DKI juga menganjurkan peniadaan KBM pada sekolah non-formal seperti kursus. "Kami memberikan sebuah imbauan atau seruan untuk menunda belajar mengajar secara langsung dan melakukan dengan metode jarak jauh, dengan proses digital, tujuannya adalah untuk mengurangi interaksi yang mempunyai risiko," kata Anies. (X-15)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved