Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI masih belum menaikkan status untuk pemilik zat radioaktif jenis Cs-137 berinisial SM. Polisi masih mendalami penyelidikan kasus tersebut.
"SM sampai saat ini masih berstatus saksi," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra saat dikonfirmasi, Senin (2/3).
Asep mengatakan, hingga kini, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus itu. Dia mengatakan polisi masih mendalami unsur kesengajaan kepemilikan zat tersebut.
"Kita tunggu hasil penyelidikan yang saat ini masih terus berlangsung," ujar Asep.
Asep juga mengatakan SM menyimpan zat tersebut untuk praktik dekomtaminasi. Hal itu dijadikan mata pencaharian olehnya.
Baca juga: Tilep Radioaktif Bermotif Ekonomi
Hingga kini, polisi masih mendalami orang lain yang membantu SM dalam praktik tersebut. Polisi dalami cara SM mendapatkan barang tersebut.
"Karena tidak mungkin ya dia sendiri, barang dari mana, nanti menyalurkannya ke mana," ujar Asep.
Bahan-bahan kimia disita polisi dari rumah di Blok A Nomor 22, Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan, Banten. Salah satu yang ditemukan yakni serpihan zat radioaktif Cs-137 dalam kemasan plastik.
"Lima kemasan plastik berisi serpihan zat radioaktif Cs-137 yang disimpan dalam wadah, satu bundel data timas Ts-208, satu bundel data timah Ts-209, dan botol penyimpanan radio aktif Cs-137," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Argo Yuwono, Selasa (25/2).
Rumah itu didatangi Satuan Gegana Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR) Polri, Batan, dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) pada Senin (24/2). Rumah itu dihuni pasangan suami istri bersama tiga anak mereka.
Rumah itu diduga sebagai penyebab lahan kosong Perumahan Batan Indah terpapar radioaktif Cs-137.
"Ditemukan penguasaan terduga beberapa sumber radioaktif atau bagian dari sumber radioaktif secara tidak sah," kata Kepala Biro Hukum Humas dan Kerja Sama Bapeten Indra Gunawan. (OL-1)
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan penanganan kontaminasi radioaktif cesium-137 (Cs-137) di Cikande, Banten, dan Surabaya terus dilakukan secara bertahap.
selain udang dan cengkih, produk alas kaki atau sepatu yang diekspor ke Amerika Serikat terdeteksi terkontaminasi radioaktif Cesium-137 atau Cs-137).
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Cesium-137 memastikan situasi kontaminasi Cs-137 di Kawasan Industri Modern Cikande, Banten, berada dalam penanganan intensif.
MENTERI Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, sudah ada tersangka yang akan ditetapkan terkait kasus 22 pabrik yang terkontaminasi radioaktif cesium (Cs-137).
Pemerintah disebut harus melakukan uji lab terhadap semua produk yang diproduksi maupun didistribusikan di seluruh area terkontaminasi radioaktif Cesium-137 (Cs-137).
MENTERI Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita akan mewajibkan seluruh kawasan industri dan pabrik di Indonesia melaporkan hasil survei deteksi radiasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved