Kamis 13 Februari 2020, 19:21 WIB

Dinas Parekraf Tolak Tindak Pengamen Ondel-ondel, Fokus Pembinaan

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Dinas Parekraf Tolak Tindak Pengamen Ondel-ondel, Fokus Pembinaan

MI/Andry Widyanto
Pengamen ondel-ondel di kawasan Matraman, Jakarta Timur

 

USULAN DPRD DKi Jakarta untuk merevisi Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2015 tentang Kebudayaan Betawi agar bisa menindak pengamen ondel-ondel ditolah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.

Kepala Dinas Parefraf DKI Jakarta Iwan H. Wardhana mengatakan, penindakan bisa dilakukan lewat Perda Ketertiban Umum dan Perda Kesejahteraan Sosial, bukan lewat Perda Budaya Betawi.

"Kalau yang jadikan sarana pengamen bahkan sampai mengganggu lalu lintas publik mengarahnya ke mana ? ke Perda Kebudayaan ? nggak. Bisa ke Perda Tibum dan PMKS pengemis ini tadi," kata Iwan di Balai Kota, Kamis (13/2).

Menurutnya sanksi khusus bagi pengamen ondel-ondel dalam rencana revisi Perda Kebudayaan Betawi dikhawatirkan oleh para tokoh masyarakat dan tokoh betawi malah akan mengganggu fokus Dinas Parekraf dari kewajibannya untuk melestarikan kebudayaan betawi.

Iwan menegaskan, kewajiban utama Dinas Parefraf ialah melakukan pembinaan terhadap pelaku budaya ibu kota.

Baca juga : Mengembalikan Marwah Ondel-Ondel sebagai Ikon DKI

"Jadi kita fokus ke kewajiban kita membina, memberikan fasilitas, dan memberikan banyak kesempatan untuk mereka para seniman menampilkan ondel-ondel. Itu yang mereka minta," terangnya.

Di sisi lain, selain memberikan pembinaan pada sanggar dan seniman, Iwan juga akan meminta sanggar serta seniman pembuat ondel-ondel turut mengawasi penggunaan ondel-ondel. Tujuannya agar mengurangi maraknya pengamen ondel-ondel.

"Ya kami minta mereka ikut mengawasi. Karena melihat ondel-ondel untuk mengamen jujur pahit ya bagi orang yang memiliki etnis kebetawian seperti saya," terangnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengusulkan revisi Perda 4/2015 tentang Kebudayaan Betawi.

Hal itu dilakukan karena ia merasa miris terhadap penggunaan ondel-ondel untuk mengamen. Diharapkan revisi akan dapat memunculkan pasal baru untuk memberikan sanksi dan upaya penindakan bagi para pengamen. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Ada Pelonggaran PPKM, Anies Diminta Koordinasi dengan Bodetabek

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 22 Januari 2021, 11:21 WIB
“Iya harus ada koordinasi dengan daerah penyangga. Aneh karena tidak bisa koordinasi saja, butuh kerendahan hati PPKM...
MI/ANDRI WIDIYANTO

APDI : Sebagian Pedagang Sapi Jabodetabek Sudah Berjualan Lagi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 22 Januari 2021, 09:14 WIB
Setelah sempat mogok kerja sejak Rabu (20/1), sebagian pedagang sapi di Jabodetabek sudah berakitvitas kembali hari ini, Jumat...
MI/Andri W

Soal Pencurian Hand Sanitizer, Ini Tanggapan TransJakarta

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 22 Januari 2021, 09:12 WIB
Peristiwa pencurian hand sanitizer itu terekam kamera pengawas yang terpasang di seluruh bus maupun halte...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya