Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
INSPEKTORAT DKI Jakarta berencana untuk melakukan audit terhadap proyek revitalisais Monumen Nasional (Monas) yang memicu kontroversi. Namun, Kepala Inspektorat DKI Jakarta Michael Rolandi menegaskan, audit tersebut hanyalah audit ruitn untuk laporan pertanggungjawaban keuangan APBD 2019.
"Ini hanya pemeriksaan rutin saja. Kita kan periksa proyek rutin untuk laporan keuangan 2019. Hanya untuk memastikan saja. Kan kita di Inspektorat kan sepanjang tahun melaksanakan 'probity audit," ungkap Michael di Kemensetneg, Rabu (5/2).
Saat ini, lanjut Michael, pihaknya sedang mengumpulkan dokumen yang terkait dengan proyek itu.
Baca juga : UPT Monas: Pohon Ditebang Diganti Tiga Kali Lipat
Ia memastikan akan memeriksa kesesuaian antara pelaksanaan di lapangan dengan spesifikasi yang diminta saat lelang pengadaan barang dan jasa, kesesuaian dengan yang tertera dalam dokumen perencanaan, serta desain yang dihasilkan melalui proses sayembara.
"Saya belum ketemu timnya. Kan timnya lagi melakukan pengumpulan bahan-bahan. Kalau kita kan membandingkan antara kriteria sama yang dilaksanakan di lapangan," ungkapnya.
Pemeriksaan awal akan dilakukan Pada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI sebagai SKPD pemegang proyek.
Sementara itu, proyek revitalisasi Monas kini telah sepenuhnya berhenti. Tidak ada pembangunan fisik di proyek yang mengorbankan 191 pohon besar itu. (OL-7)
Pemprov DKI gelar Perayaan Imlek Jakarta 2026 sepanjang Februari–Maret di Bundaran HI, Monas, TMII hingga Kota Tua untuk dorong pariwisata.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
Penyediaan fasilitas lift chair di Monumen Nasional t diperuntukkan bagi penyandang disabilitas, lanjut usia, serta pengunjung yang membutuhkan bantuan akses saat menaiki tangga.
Sebanyak 8.263 wisatawan mengunjungi kawasan Monumen Nasional (Monas) pada hari pertama tahun 2026 hingga siang hari
PASUKAN Oranye DLH DKI Jakarta membersihkan ruang publik usai perayaan Malam Tahun Baru 2026. Hasilnya, seluruh titik utama perayaan sudah kembali bersih sebelum pukul 05.00 WIB.
Pemprov DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Monas pada malam Tahun Baru 2026, Rabu (31/12). Sejumlah ruas jalan dialihkan dan ditutup mulai pukul 18.00–01.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved