Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Bahana Prima Nusantara Muhidin Shaleh menyebut pihaknya siap untuk menghentikan proyek revitalisasi Monas jika memang diminta secara resmi oleh Pemprov DKI Jakarta.
Proyek revitalisasi Monas tahap 1 yang berjalan sejak November 2019 lalu itu bernilai Rp71,3 miliar direncanakan selesai pada Februari mendatang.
Baca juga: Dirjen KLHK Sebut Jakarta Harus Punya Kebijakan Perubahan Iklim
"Kalau dinas terkait inginkan berhenti ya kota berhenti," terang Muhidin saat dikonfirmasi, Rabu (29/1).
Sementara itu, menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum mendapat surat resmi penghentian proyek dari Pemprov DKI. Muhidin pun masih melanjutkan proyek tersebut hingga saat ini.
"Kita stand by, kalau suruh berhenti ya kita berhenti sampai nunggu regulasi seperti apa." tukasnya.
Komunikasi baik informal maupun formal terkait penghentian proyek hingga saat ini belum disampaikan dari Pemprov DKI. Muhidin menegaskan, sampai saat ini pihaknya belum mau membicarakan untung rugi yang akan dialami perusahaan mana kala proyek dihentikan.
Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta agar proyek itu dihentikan sebab telah menyalahi prosedur karena tidak berkoordinasi dengan Setneg sesuai Keputusan Presiden No 25 tahun 1995.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menyebut dia menghormati rekomendasi DPRD DKI dan akan menghentikan proyek itu. (OL-6)
Cari tempat ngabuburit di Jakarta? Monas tetap buka selama Ramadhan 2026! Simak jadwal terbaru kunjungan tugu dan data wisatawan mancanegara selengkapnya
Guna memfasilitasi antusiasme masyarakat, pengelola Monas memberlakukan perpanjangan jam operasional kawasan serta menyajikan atraksi visual khusus pada Senin (16/2) dan Selasa (17/2).
Pemprov DKI gelar Perayaan Imlek Jakarta 2026 sepanjang Februari–Maret di Bundaran HI, Monas, TMII hingga Kota Tua untuk dorong pariwisata.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
Penyediaan fasilitas lift chair di Monumen Nasional t diperuntukkan bagi penyandang disabilitas, lanjut usia, serta pengunjung yang membutuhkan bantuan akses saat menaiki tangga.
Sebanyak 8.263 wisatawan mengunjungi kawasan Monumen Nasional (Monas) pada hari pertama tahun 2026 hingga siang hari
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved